Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 30, 2024

Konsolidasi Sedulur H. Nanang, Dihadiri Hj. Kasih Fajarini, SE

Gambar
Jember. Silaturahmi dan Konsolidasi Sedulur H. Nanang berlangsung secara bertahap karena jumlah anggotanya ratusan dan kali berlangsung di RM. Lestari, Rabu (30/10/2024).  Tampak hadir Hj. Kasih Fajarini istri H. Hendy Siswanto Paslon 01 Calon Bupati Jember, beberapa ormas, kelompok tani, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.  "Saya melakukan Konsolidasi dengan tim Sedulur H.Nanang, tidak bisa sekali. Tidak bisa langsung dengan 500 orang atau 300 orang , jadi bertahap dan sekarang tahap ke 3." Terang H. Nanang Handono Prasetyo.  Konsolidasi ini, menurut H Nanang intinya untuk program kedepan setelah selesai nya hiruk pikuk Pilkada Jember.  "Nanti ada Yayasan Sedulur H.Nanang yang akan berdiri setelah Pilkada. " Ujarnya. Diakui, Sedulur H.Nanang dalam Pilkada ini bebas mau kemana meski dirinya sudah menjatuhkan pilihan mendukung 01 .  "Saya di undang dan dimintai tolong oleh 01, sebagai umat beragama wajib membantu. Siapa...

Polemik Cabup Fawait, Sebut-sebut G30S/PKI di Pidato ke Timnya

Gambar
JEMBER - Calon Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut-nyebut tentang G30S/PKI dalam suatu pidatonya. Kini tersebar luas dan sedang menjadi pergunjingan publik.  Alih-alih berterus terang, politikus Partai Gerindra itu justru bungkam tanpa satu patah katapun walau diminta penjelasan untuk klarifikasi oleh berbagai media.  Padahal tampak jelas Fawait sangat vulgar mengucapkan G30S/PKI yang terekam dalam video berdurasi 58 detik. Perkataan Fawait turut menyinggung perihal kontestasi Pilkada Jember.  "Ada upaya yang begitu besar ingin menghadang santri memimpin kabupaten Jember dengan menebar hoax, dengan mengolok-olok, dengan memfitnah, dengan berita-berita yang keji. Itu kok saya kayaknya ingat seperti Gerakan 30S/PKI yang ingin menghabisi para ulama, menghabisi para kiai, menghabisi para santri di republik ini," kata Fawait di video itu.  "Tapi, saya tahu kita semua yang berkumpul disini tidak akan rela ketika santri di begitukan. Betul..?," ucap Fawait yang terdenga...