Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 6, 2026

Binpres Lemkari Sesalkan Adanya Pembatasan Atlet

Gambar
Hengly Lilijen JEMBER . barathanews.com – Polemik melanda cabang olahraga karate di Kabupaten Jember. Inkai Prestasi (Binpres) Lemkari Cabang Jember, Hengly LineliJien, secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap kebijakan Pengcab FORKI Jember yang dinilai tidak sejalan dengan aturan pusat. Hengly menegaskan bahwa pihaknya menuntut kepatuhan terhadap Surat PB FORKI Nomor 134, yang mengatur tentang pembinaan atlet secara berjenjang tanpa adanya diskriminasi atau pembatasan sepihak. Soroti Pembatasan di Kelas Festival Menurut Hengly, meskipun atlet Lemkari diberikan kesempatan untuk turun dalam ajang kejuaraan, namun mereka dibatasi hanya boleh bertanding di kelas festival. Hal ini dianggap merugikan proses pembinaan atlet prestasi yang seharusnya bisa bertanding secara penuh di semua kelas. "Harapan kami cuma berpatokan pada surat PB FORKI 134, di mana pembinaan atlet kami berjenjang. Terkait kejadian kemarin, saya sangat menyayangkan FORKI Cabang Jember tidak mengacu pada sur...

Perkuat Kemandirian Desa, SIBAT PMI Jember Gelar Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat dan Posko

Gambar
JEMBER. barathanews.com – Sebagai upaya memperkuat benteng pertahanan bencana di tingkat akar rumput, personel Siaga Bencana Berbasis Masyarakat ( SIBAT ) PMI Jember dari tiga desa menggelar pelatihan intensif selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (6–8 Februari 2026). Pelatihan yang difokuskan pada Manajemen Tanggap Darurat Desa dan Operasional Pos Komando (Posko) ini dilaksanakan secara serentak di Desa Puger Kulon dan Puger Wetan (Kecamatan Puger), serta Desa Kepanjen ( Kecamatan Gumukmas ). Membangun Fondasi Kesiapsiagaan Ketua PMI Jember, Zainollah, S.Pd , menekankan bahwa kapasitas desa dalam menangani situasi darurat secara mandiri adalah kunci keselamatan warga. "Kegiatan di tiga desa ini sangat penting karena menjadi fondasi bagi pelaksanaan pelatihan lanjutan dan pengembangan sistem kesiapsiagaan berbasis komunitas," ujar Zainollah saat menghadiri pembukaan pelatihan. Tahapan dan Materi Pelatihan Agar pemahaman relawan bersifat komprehensif, pelatihan ini ...

Lemkari Jember Dilarang Tampil di Kelas Open Kejurkab, Sensei Joni: Ada Upaya Penghambatan Prestasi Atlet

Gambar
JEMBER. barathanews.com  – Kabar mengejutkan datang dari persiapan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate di Jember. Perguruan Lemkari di bawah kepemimpinan Sensei Joni Setiawan mengaku mendapat diskriminasi setelah dilarang bertanding di kelas Open dan hanya diperbolehkan mengikuti kelas Festival. Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Lemkari Jember, Sensei Joni Setiawan, mengungkapkan kekecewaannya dalam wawancara pada Jumat (6/2). Ia menilai ada kejanggalan dalam proses administrasi yang dilakukan oleh pihak Forki Jember. Kronologi Penolakan Menurut Joni, pada awalnya pendaftaran Lemkari diterima tanpa masalah. Namun, mendekati H-5 pelaksanaan, muncul larangan yang menyebutkan bahwa Lemkari tidak boleh bermain di kelas utama (Open). "Alasannya tidak jelas. Awalnya via telepon dikatakan bahwa yang melarang adalah Forki Jatim. Namun, saat saya minta surat resminya, mereka tidak bisa memberikan," ujar Joni. Ia juga menyayangkan adanya dualisme kepentingan yang merugikan atlet. Joni ...