Postingan

Menampilkan postingan dari April 19, 2020

Bupati Beri Apresiasi TNI/ Polri Dalam Penanganan Virus Corona Di Jember

Gambar
Jember. Bupati Jember, dr. Faida, MMR., Meminta personel TNI dan Polri untuk mendukung masyarakat agar memberikan dukungan kepada warga yang menggunakan virus corona, sebelum saat penjemputan oleh petugas. “Harus berjuang masyarakat di sekitarnya untuk memberi semangat, pindahlah ke perjuangan bersama,” pesan bupati pada  tim penyemprotan disinfektan. Apel berlangsung di halaman Kepolisian Resort Jember di Jalan Kartini no 17 pada Jum'at, 17 April 2020. Selain memberikan pesan, bupati juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Jember atas dukungan yang cepat serta tanggap dalam penanganan Covid-19. Terkait dengan penyemprotan disinfektan, bupati meminta untuk wilayah yang disemprot sudah tidak ada makanan atau manusia. Wilayah yang disemprotkan menjadi daerah yang masuk zona merah, seperti Kecamatan Kaliwates yang menjadi daerah pertama sebagai zona merah di Jember. Pada kesempatan itu juga, bupati menyampaikan ucapan ter...

Mas Vian Peduli Pada Peguyuban Pedagang Bakso, Mie Dan Nasi Goreng

Gambar
Foto:Peguyuban Pedagang bakso Jember. Di tengah Pandemi Covid 19, Paguyuban Pedagang Bakso, Nasi Goreng, Mie Ayam Malang ( PPNBM ) di Jember tetap bekerja sesuai protap kesehatan, dengan menerapkan phisical distancing. Di tengah keterbatasan ini, ada hal yang menggembirakan yaitu semua anggota PPNBM mendapat bantuan baju seragam dari Bakal Calon Wakil Bupati Jember, Mas Vian ( Dwi Arya Nugraha Oktavianto), Sabtu ( 18/4/2020). "Alhamdulillah, kita dapat bantuan seragam sarimbit dari Mas Vian. Semua anggota PPNBM mendapat seragam." Terang  Joni Hariyanto, atau akrab di panggil Bakso Pak Joss, Ketua PPNBM Jember.  Masih menurut Pak Joss, semua anggota PPNBM siap mendukung Mas Vian karena ini adalah salah satu bentuk kepedulian Mas Vian pada pedagang kaki lima. Anggota PPNBM di tiap kecamatan ada, tiap kecamatan ada pengurus nya. Untuk pengurusnya mulai Kabupaten hingga Kecamatan ada sekitar 80 orang, belum anggota.   "Pedagang kaki lima juga salah satu  pen...

RTLH Desa Sukosari Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Gambar
Wujud nyata 22 janji Kerja Bupati Jember. Sebanyak  162 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sukosari Kecamatan Sukowono telah selesai dikerjakan.  "  Alhamdulillah RTLH sebanyak 162 unit sudah selesai,  tergarap 100% dan  warga sangat senang dengan adanya program ini. " Terang Ahmad Romadlon SIP Kades Sukosari saat melihat langsung RTLH bersama Camat Sukowono, Herlambang SE, Sabtu (18/4). Masih menurut Romadlon, RTLH ini berdampak pada ekonomi masyaraka  bukan hanya  kepada penerima bantuan saja. Semua tenaga bangunan semua berasal dari warga lokal, warga desa Sukosari dan ini juga  berdampak pada bidang yang lain bidang ekonomi.  "Para tukang menambah penghasilan yang dibelanjakan di warung -warung setempat di desa Sukosari Sukowono." Imbuhnya. Dari Program RTLH ini, masih ada beberapa rumah yang  seharusnya mendapatkan bantuan tapi masih belum dapat sehingga diajukan untuk program RTLH yang akan datang.  ...