Postingan

Menampilkan postingan dari April 11, 2020

Pemkab Jember Ajak Masyarakat Tak Kucilkan Penderita Corona

Gambar
Jember.Pemda Kabupaten Jember mengimbau masyarakatnya untuk tenang dan tidak panik terkait mewabahnya coronavirus disease 2019 (Covid-19) atau virus corona. Walaupun begitu, namun harus tetap waspada dengan mengikuti anjuran dari pemerintah. Bupati Jember, Faida melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo), Gatot Triyono mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu memerangi penyebaran Covid-19. Caranya dengan melakukan upaya pencegahan sesuai anjuran pemerintah, yaitu mulai dari menjaga jarak atau kontak fisik hingga mengurangi segala risiko penularan. “Masyarakat juga jangan mengucilkan warga penderita Covid-19 baik ODP (Orang Dalam Pemantauan), ODR (Orang Dalam Risiko) dan OTG (Orang Tanpa Gejala) dalam pergaulan sosial yang justru akan membuat mereka merasa tidak nyaman,” ungkapnya. Bahkan, kata Gatot, alangkah baiknya semua masyarakat bisa saling berbagi dan bahu membahu untuk memperbaiki sektor perekonomian akibat pandemi Covid-19. Kare...

Pemkab Dan DPRD Jember Tetapkan Lima Perda Usulan Eksekutif

Gambar
Jember. Pemerintah Kabupaten Jember bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember menetapkan lima peraturan daerah (Perda) dalam sidang paripurna yang digelar secara telekonferensi, Kamis, 09 April 2020. Lima perda Kabupaten Jember itu yakni, pertama, perda tentang Perusahaan Air Minum Daerah Tirta Pandhalungan Jember. Kedua, Perda Perubahan Atas Perda Tentang Penyertaan Modal Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan Jember. Ketiga, Perda Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Target Retribusi Jasa Umum. Keempat, Perda Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Usaha. Kelima, perda Perubahan Atas Perda Kabupaten Jember Nomor 06 Tahun 2011 Tentang Retribusi Peizinan Tertentu. Bupati Jember, dr. Faida, MMR., menjelaskan, kelima perda tersebut sebelumnya telah melalui evaluasi dan fasilitasi dari Gubernur Jawa Timur. “Maka diharapkan kelima perda tersebut dapat menjadi l...

PT. TIKI Jember Semprot Semua Barang Kiriman Dengan Disenfektan, Kurir Pakai Masker Dan Sarung Tangan

Gambar
Jember. Dampak Pandemic Covid-19 atau Corona Virus  berdampak pada semua sektor usaha salah satunya, juga dirasakan oleh jasa ekspedisi, ada penurunan pengiriman barang. Hal ini diungkapkan Sandi,Pimpinan PT.TIKI Cabang Jember di Jalan KH. Wahid Hasyim 154 Jember, rabu (8/4/2020). “ Pengiriman turun sekitar 35%-40% kalau ada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) mungkin bisa  turun lagi. Mudah-mudahan Jember jangan sampai PSBB,  hanya lockdown lokal saja.” Terang Sandi. Menurut Sandi, Jasa yang lain seperti Cargo masih diperbolehkan termasuk Gojek, Grab, tapi sekarang banyak untuk mengangkut barang kalau penumpang  orang sudah menurun dan  tidak boleh.               Terkait  pengiriman hingga saat ini  masih lancar tapi omzet menurun karena online-online sudah mengurangi pengiriman. ” Papar Sandi. Terkait sistem  kerja karyawan, PT. TIKI Jember  juga mengikuti aturan pemerintah untuk ikut pe...