Postingan

Menampilkan postingan dari September 30, 2026

Gelombang Protes Regulasi Pasar Tanjung Berakhir Damai, Pedagang dan Pemkab Jember Sepakat Masuk Satgas

Gambar
Pedagang dan Satgas  Pasar Tanjung serta pimpinan DPRD Jemberdengan penandatanganan mou JEMBER . barathanews.com — Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan massa aksi Pedagang Pasar Tanjung Bergerak di Pendopo Bupati dan depan Kantor Pemkab Jember pada Rabu (30/9/2026) resmi berakhir damai setelah tercapai kesepakatan krusial antara pedagang, DPRD, dan Pemkab Jember. Aksi keprihatinan ini dipicu oleh terbitnya draf aturan jam operasional baru di kawasan Jalan Samanhudi yang menggeser jam jualan menjadi pukul 22.00 WIB. Kebijakan tersebut dinilai sepihak dan merugikan sekitar 70 pedagang pick-up dan 50-an pedagang bajongan yang terbiasa beraktivitas mulai pukul 17.00 WIB hingga 24.00 WIB. Koordinator Lapangan Aksi, A. Suhadi, menjelaskan bahwa sebelum menggelar demo dan meluapkan amarah lewat pelemparan buah tomat, para pedagang telah melakukan aksi mogok jualan untuk menunjukkan peran vital mereka dalam menyalurkan hasil panen petani. "Kalau mogok kerja sudah kami lakukan kemarin m...

DPRD Jember Siap Fasilitasi Dialog Pedagang Pasar Tanjung, Widarto: “Tidak Boleh Ada yang Dikorbankan”

Gambar
Widarto, S.S  JEMBE. barathanews.com  — Aksi unjuk rasa ratusan pedagang Pasar Tanjung di depan Kantor Pemkab Jember pada Rabu (30/9/2026) berlangsung kondusif. Kedatangan massa aksi yang menggunakan armada truk, mobil pick-up, dan sepeda motor tersebut disambut oleh Satgas Pasar Tanjung dari jajaran Pemkab Jember serta Pimpinan DPRD Jember hingga melahirkan kesepakatan ( MoU ) bersama. Menanggapi dinamika tersebut, Wakil Ketua DPRD Jember dari Fraksi PDIP , Widarto, S.S., menegaskan bahwa pihak legislatif siap menjadi jembatan bagi seluruh pihak yang terlibat. "Sama-sama mencari nafkah, mencari rezeki. Maka tidak ada yang tidak mungkin, pasti ada titik temu karena ada ketemu. Cuma memang harus melibatkan perwakilan semuanya," ujar Widarto saat memberikan keterangan usai menemui massa aksi. Widarto mengungkapkan bahwa pihak DPRD telah menjadwalkan pertemuan lanjutan pada akhir pekan untuk menuntaskan poin-poin yang masih mengganjal. "Insyaallah hari Jumat kita akan...

"Ternyata Tak Sesakit yang Dibayangkan", Cerita Rizky Pertama Kali Donor Darah di SMKN 2 Jember

Gambar
JEMBER. barathanews.com – Antusiasme tinggi dari para pendonor pemula turut mendongkrak keberhasilan aksi donor darah yang digelar oleh PMR Wira SMKN 2 Jember pada Rabu (30/09). Dari total 50 orang pendaftar, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember berhasil mengumpulkan sebanyak 33 kantong darah. Melihat minat yang tinggi serta manfaat besarnya bagi pembentukan karakter siswa , pihak SMKN 2 Jember secara konsisten mendukung aksi kemanusiaan di lingkungan sekolah ini. Salah satu pendonor pemula, Rizky , mengaku sempat dibayangi rasa takut saat hendak menghampiri meja petugas medis. Bayangan akan rasa sakit dari jarum suntik sempat membuatnya ragu. Namun, didorong oleh niat mulia membantu sesama, ia akhirnya memberanikan diri. "Awalnya terasa takut, tapi setelah dijalani, ternyata tidak sesakit yang saya bayangkan sebelumnya," ujar Rizky lega usai menyelesaikan proses pengambilan darah. Tak sekadar menjadi wadah aksi sosial, kegiatan ini juga memberikan manfaat langs...