Postingan

Menampilkan postingan dari September 24, 2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Pesisir, PMI Jember dan Sibat Kepanjen Gelar Simulasi Gempa-Tsunami

Gambar
JEMBER – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat pesisir menghadapi potensi bencana terus dilakukan di Kabupaten Jember. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) menggelar rapat koordinasi persiapan latihan evakuasi komunitas di Desa Kepanjen , Kecamatan Gumukmas, Selasa (24/9/2026). ​Rapat tersebut menjadi langkah awal menuju simulasi evakuasi bencana yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September 2026. Latihan ini akan mengusung skenario darurat gempa bumi dan tsunami dengan melibatkan warga lokal, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, hingga pihak pemerintah setempat. ​Kabid Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Jember, Narto , menjelaskan bahwa simulasi ini dirancang untuk menguji sekaligus meningkatkan kesiapan warga di daerah rawan bencana. ​"Rakor ini disiapkan untuk melatih respon cepat warga pada simulasi tanggal 26 September mendatang. Tujuannya jelas, agar masyarakat pesisir seperti di Kepanjen benar-bena...

Dua Dekade Menjaga Pelayanan Publik: Cerita Farid Wajdi dan Perjalanan 20 Tahun LSM MP3 Jember

Gambar
Tasyakuran LSM MP3 Jember, HUT Ke 20 JEMBER. barathanews.com — Suasana santai dan penuh kehangatan mewarnai tasyakuran ulang tahun ke-20 LSM Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3) Jember pada Kamis (24/9/2026). Di tengah momen bahagia itu, Ketua LSM MP3 Jember, Drs. Farid Wajdi, S.H., duduk sejenak menceritakan kisah panjang bagaimana lembaga kontrol sosial ini sanggup bertahan hingga dua dekade. Farid mengenang kembali masa-masa awal berdirinya lembaga ini pada 24 September 2006 lalu. Kala itu, lima orang dengan latar belakang yang berbeda duduk bersama membawa semangat yang sama untuk mengawal pelayanan publik di Kabupaten Jember . "Lembaga ini dulu didirikan oleh lima orang, ada Pak H. Karimullah, Pak Mayor Udara Purnawirawan Subekti Wibowo , Pak H. Ahmad Nuryasin, almarhum Pak Heri Purnomo, dan saya sendiri," tutur Farid berkisah. Menjalankan organisasi kemasyarakatan selama 20 tahun tentu bukan perkara gampang. Gelombang dinamika dan riak politik daerah datang bergant...