Sudah Berbadan Hukum Resmi, Forum PPTS dan RPK Jember Siap Jadi Percontohan Nasional Distribusi Pangan
![]() |
| Rakor Forum PPTS dan RPK Jember |
JEMBER. barathanews.com — Langkah strategis diambil oleh Forum Penerima Pupuk pada Titik Serah ( PPTS) dan Rumah Pangan Kita (RPK) Kabupaten Jember. Usai resmi mengantongi status badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), lembaga yang menaungi 560 kios pengecer resmi dan 1.800 kelompok tani ini menyatakan kesiapannya untuk menjadi acuan nasional dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi dan bahan pangan pokok.
Kesiapan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar di Dira Argopuro pada Jumat (28/8/2026).
Rakor tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Pembina Forum PPTS dan RPK Jember—yakni Mohammad Sholeh, Suwarno, dan Hari—serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pertanian daerah, antara lain:
* Pengurus dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Jember.
* Ketua dan Pengurus Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI/PUD).
* Ketua dan Pengurus Persatuan Pedagang Pupuk Eceran Terdaftar dan Tersebar (PDTSK) Kabupaten Jember.
* Perwakilan Ketua PPTS dari 28 kecamatan se-Kabupaten Jember.
Melihat solidnya kekuatan di tingkat tapak, para pembina mendorong pergerakan proaktif untuk menyampaikan aspirasi ini ke tingkat pusat. Pembina Forum PPTS dan RPK sekaligus Ketua KTNA Jember, Mohammad Sholeh, mengutarakan niatnya untuk mengajukan permohonan audiensi secara resmi dan mengundang Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk menemui jajaran pengurus dan anggota secara langsung di Jember.
"Harapan kami, kami berkesempatan bertemu langsung dengan Pak Menko Pangan Zulkifli Hasan di Jember. Rencana kita mau menghadap Pak Menko dan proaktif untuk seremonial penyampaian aspirasi kita," ungkap Mohammad Sholeh.
![]() |
| Rapat di hadiri peserta se-Kabupaten Jember |
Ia menambahkan, status hukum yang sah serta kekompakan antarpenyalur di tingkat bawah menjadikan Jember percontohan yang ideal bagi Indonesia dalam pengawasan dan pendistribusian komoditas strategis.
"Di Jember ini legalnya sudah lengkap, kompak, dan bisa menjadi acuan dibanding daerah lain. Harapan kami teman-teman semakin guyub, sehingga penyaluran pupuk bersubsidi maupun beras SPHP dan Minyakita benar-benar tepat sasaran," tegasnya.
Melalui rencana pertemuan langsung tersebut, Forum PPTS dan RPK Jember berharap dapat membuka ruang dialog mendalam mengenai penguatan rantai distribusi pangan dan pupuk nasional berdasarkan realita di lapangan.
( herry)


Komentar
Posting Komentar