Lelah Perjalanan Menuju Muktamar NU, Muktamirin dan Warga "Serbu" Posko Relaksasi PMI Jember

JOMBANG. barathanews.com – Layanan relaksasi yang dihadirkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember di posko kesehatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus memikat perhatian masyarakat. Posko yang terletak di Jalan KH Wahab Hasbullah, Dusun Sambong Santren, Desa Sambong Dukuh, Kabupaten Jombang ini ramai dikunjungi warga lokal maupun muktamirin (peserta muktamar).

Hingga Jumat (28/8), atau hari kedua setelah pembukaan muktamar oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu sore, posko kesehatan PMI Jember telah melayani 26 orang. Layanan yang diberikan meliputi relaksasi otot menggunakan alat massage gun (pijat elektrik) untuk melemaskan otot pasca aktivitas berat, hingga pijat tradisional oleh para relawan.

Salah satu warga lokal yang memanfaatkan fasilitas tersebut adalah Busro, Takmir Masjid At-Taqwa Desa Sambong Dukuh. Ia mendatangi posko karena mengeluhkan nyeri sendi pada lengan dan kaki kirinya. Setelah ditangani oleh relawan PMI Jember, Busro mengaku bersyukur rasa nyerinya langsung reda.

"Awalnya saya lihat PMI Jember menyediakan layanan relaksasi, lalu saya coba datang dan menyampaikan keluhan. Alhamdulillah, setelah diterapi, lengan dan kaki kiri saya sudah tidak nyeri lagi dan bisa digerakkan dengan normal," ujar Busro dengan nada puas.

Tidak hanya warga setempat, para muktamirin dari berbagai pelosok negeri yang menempuh perjalanan jauh menuju Jombang juga berbondong-bondong mengantre. Salah satunya adalah Rosikin, peserta muktamar asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Turun dari stasiun kereta api, saya langsung berjalan kaki ke Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas. Saat hendak kembali ke penginapan, saya melihat ada layanan relaksasi dari PMI Jember dan langsung tertarik mencoba," cerita Rosikin.

Sekretaris PMI Jember, Ghufron Eviyan Efendi, yang mendampingi langsung para relawan di lokasi, menjelaskan bahwa antusiasme pengunjung sangat tinggi hingga mereka rela mengantre. Menurutnya, terapi relaksasi ini tidak sekadar menghilangkan lelah.

"Layanan medis dan relaksasi di posko kami tidak pernah sepi. Terapi ini memiliki banyak manfaat, di antaranya menurunkan tekanan darah, mengurangi ketegangan otot, hingga mengoptimalkan fungsi organ pencernaan bagi mereka yang kelelahan," jelas Ghufron.

Selain layanan kesehatan dan relaksasi, pada Jumat siang posko kesehatan PMI Jember juga menggelar aksi donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Jombang. Menariknya, para pendonor yang lolos pemeriksaan kesehatan bisa membawa pulang paket sembako berupa beras seberat 3 kilogram dan makanan ringan. Paket stimulus ini disediakan oleh Lembaga Amil Zakat Gerak Kita Indonesia (LAZ GERAKIN). (*)




Pewarta; herry 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi