Inovasi Pembelajaran Lintas Negara, Guru SMPN 9 Jember Raih Penghargaan dari iTELL Dan Kedubes AS
![]() |
| Filza Isnaeni |
JEMBER. barathanews.com — Filza Isnaini, seorang guru Bahasa Inggris dari SMPN 9 Jember, berhasil meraih penghargaan dari Indonesia Technology-Enhanced Language Learning (iTELL) yang bekerja sama dengan Kedutaaan Besar Amerika Serikat. Penghargaan ini membawanya hadir sebagai salah satu penerima hibah dan pemateri dalam konferensi internasional di Bali pada 15–17 Juli lalu.
Prestasi tersebut diraih berkat inovasi praktik baik (best practice) pembelajaran berbasis multikultural yang digagasnya bersama para siswa di SMPN 9 Jember. Dalam ajang ini, Filza menampilkan video durasi 10 menit yang mendokumentasikan program pertukaran pelajar secara virtual dengan siswa di Jepang.
"Karena tema konferensinya tentang multikultural, saya dan anak-anak berinisiatif membuat video pembelajaran yang melibatkan kegiatan pertukaran pelajar secara virtual dengan siswa Jepang melalui Zoom Meeting. Program ini sebenarnya sudah kami jalankan selama satu tahun lebih sejak Juni tahun lalu," ujar Filza saat diwawancarai, Senin (3/8/2026).
Melalui interaksi virtual menggunakan bahasa Inggris tersebut, para siswa SMPN 9 Jember tidak hanya mengasah kemampuan berbahasa, tetapi juga memperkenalkan kearifan lokal Jember ke kancah internasional.
"Kami memperkenalkan budaya lokal secara spesifik, mulai dari makanan tradisional hingga event tahunan besar seperti Jember Fashion Carnaval (JFC) kepada para siswa di Jepang," tambahnya.
Proses seleksi penghargaan ini dilakukan secara ketat melalui penilaian video praktik baik pembelajaran di kelas. Dari seluruh peserta di Indonesia, iTELL dan Kedubes AS memilih 31 guru terbaik sebagai penerima dana hibah, di mana Filza menjadi satu-satunya perwakilan guru dari Kabupaten Jember. Seluruh biaya akomodasi dan keikutsertaan konferensi di Bali ditanggung penuh oleh penyelenggara.
"Tentu saya sangat senang karena diberi kesempatan dan fasilitas penuh untuk mempresentasikan hasil belajar anak-anak SMPN 9 Jember di depan audiens yang lebih luas," ungkap Filza.
Melalui pencapaian ini, diharapkan inovasi pembelajaran yang memadukan teknologi dan wawasan global dapat terus menginspirasi para pendidik di Kabupaten Jember untuk menciptakan metode mengajar yang kreatif serta berdaya saing internasional.
(herry)

Komentar
Posting Komentar