Postingan

Menampilkan postingan dari November 5, 2026

BPN Jember Tuntaskan 30 Ribu Bidang PTSL 2026, Kini Layanan Akhir Pekan Buka Sabtu-Minggu

Gambar
Mardi Siswoyo   JEMBER. barathanews.com — Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)/ATR Kabupaten Jember mencatatkan progres signifikan menjelang akhir tahun 2026. Target pengukuran lapangan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 30.000 bidang tanah di 58 desa ditargetkan  sampai akhir  tahun. Di saat bersamaan, BPN Jember juga menghadirkan inovasi layanan akhir pekan ( Pelataran ) untuk mempermudah masyarakat mengurus dokumen tanah secara mandiri. ​Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Kabupaten Jember, Mardi Siswoyo, mengungkapkan bahwa seluruh pekerjaan fisik di lapangan telah selesai. Saat ini tim BPN tengah berfokus pada tahap pengolahan data di studio serta pencocokan berkas. ​"Alhamdulillah, memasuki minggu pertama bulan November 2026 ini, target pengukuran lapangan sebanyak 30.000 bidang di 58 desa sudah selesai 100 persen. Sekarang tinggal tahap pengolahan data serta pencocokan subjek dan objek hak atas tanah tersebut. Kami optimis seluru...

Selangkah Lagi Raih Sertifikat CPOB BPOM RI, UDD PMI Jember Masuk Empat Besar Nasional

Gambar
JEMBER. barathanews.com — Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember semakin mantap menatap standar pelayanan kesehatan nasional. UDD PMI Jember kini berada selangkah lagi untuk resmi mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia . Dari total 14 UDD PMI di berbagai daerah di Indonesia yang mengajukan sertifikasi CPOB, UDD PMI Kabupaten Jember sukses menembus posisi empat besar terdepan yang telah memasuki tahap akhir pemenuhan sertifikasi. Berdasarkan data perkembangan pengajuan, UDD PMI Jember berdiri sejajar dengan tiga UDD PMI lainnya yang berada pada tahapan serupa, yakni UDD PMI Kota Batam , Kota Palembang, dan Kabupaten Sleman. Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr. Agus Burhansyah , menjelaskan bahwa proses sertifikasi CPOB ini merupakan tonggak sejarah penting untuk mendongkrak standar mutu, keamanan, serta kualitas pelayanan darah bagi masyarakat luas. Menurut dr. Agus, capaia...

GMPK Jember Tegaskan Menjaga Negara Harus Sejalan dengan Keadilan dan Kepentingan Rakyat

Gambar
GMPK Jember  JEMBER. barathanews.com  – Ketua Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) Kabupaten Jember , Naufal Aby Yunus , A.Md.P., menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan nasional dan integritas negara harus selalu berjalan beriringan dengan prinsip keadilan, supremasi hukum, serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pandangan mengenai dinamika kebangsaan, integritas informasi strategis , dan peran penting generasi muda dalam mengawal penyelenggaraan negara di Jember. Menurut Naufal, keberadaan keamanan negara merupakan fondasi utama keberlangsungan kehidupan berbangsa. Namun, ia menekankan agar penegakan keamanan tidak mengesampingkan keterbukaan dan rasa adil di tengah publik. "Menjaga negara bukan semata-mata tentang menjaga kekuasaan, melainkan memastikan bahwa negara benar-benar hadir untuk melindungi rakyat. Keamanan harus memberikan rasa aman, hukum harus memberikan keadilan, dan setiap kebijakan harus berpiha...

Pasar Murah Gempita Jember Serbu Arjasa, Warga Berburu Sembako Murah Jelang Nataru

Gambar
JEMBER. barathanews.com  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) menggelar Pasar Murah Gempita (Gerakan Pasar Murah Pengendali Inflasi Penuh Cinta) di Kantor Kecamatan Arjasa , Kamis (5/11/2026).  Kegiatan dalam rangka mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kabid Perdagangan Diskopumdag Jember, Lilik Mahkfiah, S.Pd, M.Pd , menjelaskan bahwa Kecamatan Arjasa menjadi titik ke-5 pelaksanaan program tersebut. Pada kesempatan ini, Diskopumdag berkolaborasi dengan pihak kecamatan serta menggandeng ritel modern seperti Golden Market untuk menyalurkan komoditas kebutuhan pokok. "Selain berbelanja komoditas primer seperti beras, telur, gula, dan minyak goreng dengan selisih hingga Rp3.000 di bawah harga pasar, warga juga dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengurusan dokumen kependuduk...