Kongres Askab PSSI Jember 2023, 26 Club Mendapat Sanksi
![]() |
Miko Agus Pribadi, Assprov Jatim |
Jember. Kongres tahunan Asosiasi sepak bola PSSI Kabupaten Jember( Asskab) Tahun 2023 berlangsung denfan lancar di aula Pemkab Jember, Rabu (11/10/2023)
Hadir dalam acara kongres PSSI Jember, Mico Agus Pribadi Komite Sepakbola Asprov PSSI Jatim, Trisandy Apriatna Ketua PSSI Jember , Sutikno Ketua KONI, Z Yelly dari Dispora, Andik Slamet Sekum, anggota Exco dan 49 anggota perwakilan club.
"Kongres tahunan, ya ini supaya tidak terjadi mis komunikasi." Terang Miko Agus Pribadi.
Seperti tadi, menurut Miko, ada masukan- masukan. Ternyata sebetulnya mis komunikasi dan sudah terakomodir oleh Askab Kabupaten Jember.
"Mudah-mudahan, kedepan akan lebih baik lagi." Paparnya.
Terkait SSB terafiliasi, menurut Miko, sesuai program PSSI tahun 2019. Pembagian tugas dari PSSI, untuk timnas dan liga professional adalah tugasnya PSSI. Kemudian Liga 3 dan U 17 adalah Tugasnya Assprov dan Askab/ Askot tugasnya yakni Usia dini, U 8,10, 13 dan 15, cuma yang ada jenjang yang ada adalah U 13 dan U 15.
"Jadi kompetisi wajib yang harus di putar Askab/ Askot seluruh indonesia adalah U 13 dan U 15. Jadi harus di perbanyak SSB atau klub untuk Usia dini." Ungkapnya.
Untuk itu, tadi ada 26 anggota yang dicoret Asskab PSSI Jember, karena 2 kali tidak mengikuti kompetisi sebelum kongres digelar dan belum berbadan Hukum, Itu telah sesuai statuta.
"Itu yang mencoret bukan saya selaku pimpinan sidang tapi votter kongres karena keputusan tertinggi adalah kongres. Peserta kongres menyetujui pencoretan atau penjatuhan sanksi untuk 26 klub tadi." Ungkap Mikko.
Menurutnya, sebenarnya bukan dicoret, namun masih bisa menjadi anggota dengan catatan sesuai aturan, mengurus SSB terafiliasi, berbadan Hukum dengan SK MENHUMKAM, berbentuk Yayasan, perkumpulan, PT, PT perorangan.
"Saat ini masih ada yang belum berbadan hukum dan ada yang telah berbadan Hukum." Imbuhnya.
Ditambahkan, Asskab PSSI Jember juga mengesahkan 3 anggota baru SSB terafiliasi, yakni, Bayu Gatra, MD dan Jember Football School.
"SSB Harus memiliki pelatih berlisensi dan lapangan tempat latihan, sesuai program dari PSSI. " Imbuhnya
Sementara itu, Ketua KONI Sutikno, yang juga pemilik club Garempung Ambulu menjelaskan, saya menjadi Ketua KONI berangkat dari sepak bola, dan awalnya juga menjadi Ketua Asskab PSSI Jember. Jadi betul betul memahami tugas Ketua Asskab PSSI Jember.
"Saya berharap kedepan Asskab PSSI Jember, bisa mempermudah segala pengurusan administrasi anggota dan juga calon anggota Asskab PSSI Jember." Ujarnya.
( herry )
Komentar
Posting Komentar