Sokong Swasembada Pangan, KTNA Jember Sambut Antusias Bantuan Alsintan dan Program Lingkaran Cinta

Suwarno ( kiri), Bupati ( tengah) dan Mohammad Sholeh ( kanan)

JEMBER. barathanews.com  – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung sektor pertanian dan kesejahteraan para petani. Bertempat di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Senin (22/12/2025).

Bupati Jember Gus Fawait meresmikan Grand Launching program "Lingkaran Cinta" (Lindungan Pekerja Rentan ) sekaligus menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Acara ini dihadiri oleh jajaran BPJS Ketenagakerjaan serta sekitar 500 tamu undangan, termasuk perwakilan kelompok tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)  Kabupaten Jember.


Dukungan Alsintan untuk Genjot Produksi

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Jember, Mohammad Sholeh, SH, menyampaikan apresiasinya atas bantuan fisik yang diberikan oleh pemerintah. Menurutnya, bantuan ini merupakan jawaban atas usulan yang telah diperjuangkan oleh para petani.

"Kami hadir mendampingi anggota kami dari Poktan dan Gapoktan untuk menerima bantuan Alsintan. Jenisnya beragam, mulai dari traktor roda dua, traktor roda empat, hingga kultivator," ujar Sholeh saat diwawancarai usai  acara.

Sholeh menambahkan bahwa bantuan ini akan sangat krusial dalam mempercepat proses pengolahan lahan menghadapi musim tanam mendatang.

"Program ini sangat membantu petani dalam pengolahan tanah untuk tanam padi di masa tanam (MT) 1, 2, hingga 3. Harapannya, produksi Pajale (Padi, Jagung, Kedelai) di Jember meningkat pesat demi menyukseskan program swasembada pangan Presiden Prabowo," imbuhnya.

Harapan Pemerataan di Tahun Mendatang

Senada dengan Sholeh, Wakil Ketua 1 KTNA Jember, Suwarno, juga menyambut positif peluncuran program perlindungan sosial dan bantuan alat ini. Namun, ia juga memberikan catatan agar jangkauan bantuan ini terus diperluas di masa depan.

"Harapan kami, dengan adanya bantuan yang di-launching hari ini oleh Bupati, ke depan di tahun 2026  bisa diperbanyak lagi. Karena jujur, masih banyak Poktan-Poktan yang tahun ini belum kebagian," ungkap Suwarno.

Ia berharap pemerintah terus konsisten dalam penganggaran sektor pertanian agar kesejahteraan petani di Jember benar-benar merata. 

"Jika program ini ditambah dan ditingkatkan, swasembada pangan bukan lagi sekadar target, tapi kenyataan yang bisa kita capai bersama," pungkasnya. ( herry)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton