Gus Fawait Luncurkan "Lingkaran Cinta", Pemkab Jember Cover 82 Ribu Pekerja Rentan dan Salurkan Bantuan Pertanian Rp 73,5 Miliar
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jatim Hadi Purnomo, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember Dadang Komarudin, serta 500 undangan yang terdiri dari unsur Pj. Sekda, OPD, Camat, hingga perwakilan petani.
Dalam sambutan pembukanya, Kepala Dinas TPHP Jember, Ir. Sigit Boedi Ismoehartono, MP, memaparkan capaian luar biasa terkait cakupan jaminan sosial. Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Jember telah mengambil langkah nyata dengan membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 82.093 pekerja rentan.
"Data ini mencakup buruh tani, petani, nelayan, hingga pekerja sosial keagamaan. Per 10 Desember 2025, dana manfaat perlindungan sosial yang terserap sudah mencapai Rp 17,8 miliar dan diproyeksikan menyentuh angka Rp 20 miliar pada akhir tahun ini," lapor Mohammad Sigit.
Selain jaminan sosial, momentum ini juga menyoroti besarnya dukungan fisik dan infrastruktur bagi sektor pertanian. Gus Fawait dalam sambutannya menekankan bahwa realisasi bantuan sektor pertanian tahun ini mencapai nilai fantastis, yakni Rp 73,5 miliar.
Dukungan tersebut meliputi:
* Penyediaan mesin pra-panen dan pasca-panen.
* Distribusi pupuk, benih hortikultura, dan bibit perkebunan.
* Dukungan penuh untuk puluhan ribu hektare tanaman pangan di seluruh Kabupaten Jember.
Memperbaiki Fondasi Ekonomi
Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa program "Lingkaran Cinta" dan bantuan alat mesin pertanian ini adalah bagian dari strategi besar untuk memperbaiki infrastruktur pertanian yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan.
"Kita tidak hanya memberi asuransi, tapi juga memperbaiki konektivitas daerah dan alat produksi petani melalui dukungan anggaran pusat dan daerah. Kami ingin petani Jember merasa aman saat bekerja karena ada BPJS, dan produktif saat di sawah karena alat dan infrastrukturnya memadai," tegas Gus Fawait.
Senada dengan itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Hadi Purnomo, memuji langkah Jember sebagai daerah yang sangat progresif dalam melindungi warganya dari risiko sosial ekonomi. ( herry)


Komentar
Posting Komentar