Bapenda Jember Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan, Hadirkan 800 Pengemudi Ojek

Dok herry,  Bapenda Jember Sosialisasi Opsen Pajak 

JEMBER . barathanews.com – Bapenda ( Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jember menggelar sosialisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kepada para pengemudi ojek online dan offline. Kegiatan berlangsung 8–11 Desember 2025 dengan total peserta 800 orang.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Komisi C DPRD Jember, TP3D Jember, UPT. Bapenda Jember, Satlantas ( Samsat Barat dan Samsat Timur) dan undangan lainnya. 

Plt Kabid Pendataan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda Jember, Deni Wijananto, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pengemudi ojek.

“Selama empat hari ini kami mengundang 800 pegiat transportasi. Kami ingin teman-teman ojek paham alur pembayaran PKB dan proses BBNKB, termasuk program keringanan dari pemerintah provinsi,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Deni juga mengungkap temuan penting selama kegiatan, salah satunya ketidaksesuaian data kendaraan.

“Ada perbedaan antara kendaraan yang didaftarkan di aplikasi dan yang dipakai sehari-hari. Ini menjadi salah satu sebab kenapa beberapa ojol tidak bisa merasakan program pemutihan pajak,” jelasnya.

Ia berharap masukan ini dapat menjadi perbaikan program di tahun 2026.

Anggota Komisi C DPRD Jember, Edy Cahyo Purnomo (Ipung), menegaskan pentingnya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah pengurangan dana transfer pusat.

“Tahun 2026 ada pengurangan Rp340 miliar. Maka PAD harus kita dorong, salah satunya dari opsen PKB yang menjadi penyumbang besar retribusi daerah,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya edukasi publik.

“Pemerintah hadir dengan fasilitas, tapi masyarakat juga harus tahu bahwa itu berasal dari pajak. Dari rakyat untuk rakyat, dan harus sama-sama dirawat,” ujarnya.

Wakil Ketua TP3D Jember, Dima Akhyar, menyampaikan bahwa opsen pajak memiliki peran besar dalam memperkuat fiskal daerah.

Dima Akhyar (atas kiri), Edy Cahyo Purnomo ( atas kanan) dan Dedy Novianto ( bawah)

“Semakin kuat fiskal kita, semakin besar ruang untuk menjalankan program-program kesejahteraan. Dengan adanya pengurangan dari pusat, kita harus bekerja keras dan berfikir kreatif mencari sumber pendapatan dan menutup ruang kebocoran,” katanya.

Sementara itu, Koordinator FKJUB Ojek Online Jember, Dedy Novianto, membawa aspirasi para pengemudi mengenai kebutuhan pemutihan pajak.

“Kami mengusulkan skema pemutihan khusus untuk ojol, termasuk penghapusan denda seperti di Jawa Barat. Hampir semua teman-teman sangat mendukung,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap sinergi dengan para pelaku transportasi semakin kuat, terutama dalam meningkatkan kepatuhan pajak demi mendukung pembangunan daerah.


(herry)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton