KORMI Jember Matangkan Program "Kampung Olahraga", Siap Rapat Kerja

Foto: herry,  H. Tri Basuki ( kiri) dan M. Khoiron Kisan, SH ( kanan)

Jember. barathanews.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember semakin serius menggarap program andalan mereka, yaitu pembentukan "Kampung Olahraga" di seluruh desa dan kecamatan. Program ini bukan hanya bertujuan meningkatkan kebugaran, tetapi juga menghidupkan kembali fasilitas publik yang terbengkalai. Hal ini di sampaikan Mohammad Khoiron Kisan,SH  dan H. Tri Basuki usai rapat Kerja KORMI Jember di Java lotus hotel, Jumat ( 12/12/2025).

Penguatan Gerakan di Tingkat Akar Rumput

Wakil Ketua I KORMI Jember, Moch. Khoiron Kisan, S.H., menekankan bahwa inti dari program ini adalah menggerakkan masyarakat secara mandiri. Gerakan ini akan menyasar seluruh usia, dari anak-anak hingga lansia.

"Minimal setiap minggu pagi, mereka akan bergerak, berolahraga di desanya masing-masing. Ini upaya KORMI mewujudkan masyarakat Jember yang Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa," ujar Khoiron.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya Kampung Olahraga, koordinasi akan menjadi lebih mudah. "Olahraga apa, kita tinggal mengundang orang Kampung Olahraga. Itu memudahkan kami," tambahnya.

Koordinasi dan Sinergi dengan Legislatif

Menanggapi rencana besar ini, di tempat terpisah Ketua KORMI Kabupaten Jember, H. Tri Basuki, menggarisbawahi pentingnya aspek legalitas, koordinasi, dan sinergi anggaran untuk merealisasikan program tersebut.

"Konsepnya harus kolegial dan sinergi, serta ada tanggung jawab untuk segera merealisasikan. Karena harus ada cabang-cabang Inorga (Induk Organisasi Olahraga) di situ," jelas H. Tri Basuki.

Ia mengungkapkan langkah selanjutnya adalah menjalin komunikasi dengan DPRD Jember untuk mendapatkan dukungan.

"Setelah kita rapat dengan Inorga, kita harus hearing dengan Komisi B. Kita harus menyampaikan ini program ini biar didukung oleh pihak Komisi B nanti. Desember ini kita rapat kerja, sambil menunggu hasil evaluasi dipenuhi," ungkapnya.

H. Tri Basuki juga menekankan perlunya perencanaan anggaran yang matang sebelum rapat kerja dilaksanakan.

Target Realisasi dan Pemanfaatan RTH

Program Kampung Olahraga direncanakan akan diawali dengan pilot project satu desa percontohan pada tahun 2026. Fokus utamanya adalah memanfaatkan fasilitas publik yang tidak terpakai.

H. Tri Basuki, menunjukkan optimisme bahwa sinergi antarlembaga akan menjadi kunci sukses program pembentukan Kampung Olahraga ini.

( herry)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton