Satgana PMI Jember Tembus Banjir Hingga Dini Hari, Salurkan Logistik dan Layanan Kesehatan
JEMBER. barathanews.com – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgana) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak taktis dalam operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) menyusul banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember. Puluhan personel dikerahkan secara maraton sejak Senin sore (15/12) hingga Selasa dini hari (16/12).
Operasi kemanusiaan ini dimulai pukul 15.30 WIB dengan mengerahkan unit armada berupa satu unit Mobil Traga dan satu unit Ambulans dari Posko Markas PMI Jember. Kolaborasi solid terjalin antara Pengurus, Staf, serta 10 relawan, termasuk di antaranya Fauzi, Andre, Laily, dan Imam Muslim al Hariri.
Fokus pada Kebutuhan Dasar
Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evyan Efendi, yang memimpin langsung Satgana di lapangan, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah kecepatan penanganan warga terdampak. "Kami fokus pada kecepatan dan pemenuhan kebutuhan dasar segera, terutama makanan dan kesehatan," ujar Ghufron saat memantau situasi di lokasi terdampak.
Peta Sebaran Aksi dan Bantuan
Tim Satgana menyisir kawasan padat penduduk di beberapa kecamatan serta melakukan pengecekan pada infrastruktur vital. Berikut adalah rincian wilayah dan bantuan yang disalurkan:
* Distribusi Logistik Makanan:
* Kelurahan Kepatihan: 165 bungkus nasi siap saji dan 6 dus air mineral didistribusikan di Jl. Raden Fatah dan wilayah Wahid Hasyim (RT 1 & 2 / RW 22).
* Desa Patemon (Pakusari): 50 bungkus nasi.
* Dusun Gempal (Pakusari): 65 bungkus nasi untuk warga di RT 1/RW 8 dan RT 1/RW 9.
* Layanan Kesehatan & Pakaian:
* Pemeriksaan kesehatan sederhana (pertolongan pertama) bagi warga yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan pasca-banjir.
* Penyaluran pakaian layak pakai untuk warga yang barang-barangnya terendam air.
* Asesmen Infrastruktur:
* Pemantauan kondisi debit air dan keamanan di lima jembatan vital, termasuk Jembatan Semanggi, Jembatan Jarwo, dan Jembatan Gladak Kembar.
Siaga Bencana Susulan
Operasi berakhir pada pukul 01.30 WIB setelah tim melakukan penilaian cepat (Rapid Assessment) mengenai tingkat kerusakan dan kebutuhan lanjutan di lapangan. Data tersebut digunakan sebagai dasar perencanaan langkah respons selanjutnya.
PMI Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus bersiaga penuh memantau situasi cuaca dan siap diterjunkan kembali jika terjadi potensi bencana susulan. (*)
.jpg)
Komentar
Posting Komentar