Jaga Tradisi Juara: MB Nada Keris Smabi SMPN 1 Sumberjambe Siap Berkompetisi di IJMC 2025


Jember.   barathanews.com – Semangat kompetisi membara di dalam diri para siswa-siswi SMPN 1 Sumberjambe. Unit Marching Band (MB) kebanggaan sekolah yang dijuluki "Nada Keris Smibi" ini, pada hari Sabtu (15/11/2025), turut menjadi salah satu peserta dalam ajang bergengsi International Jember Marching Competition (IJMC) 2025.

Kompetisi kali ini bukan main-main. Pesertanya datang dari berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Malang, dan Banyuwangi, bahkan terdapat peserta internasional dari Filipina. Menghadapi tantangan berat ini, Kepala SMPN 1 Sumberjambe, Drs. Marianto, M.Pd., menyampaikan optimismenya.

"Yang pasti, saya melatih anak-anak saya untuk memiliki jiwa kompetisi. Dengan adanya lomba yang event-nya sudah tingkat internasional ini, minimal anak-anak saya memiliki rasa percaya diri sehingga mereka tidak takut untuk bersaing. Siapapun lawannya, kami yang dari timur, dari kaki Gunung Raung, siap untuk berkompetisi," tegas Drs. Marianto.

Ia menjelaskan bahwa kepercayaan diri ini bukan tanpa dasar. Sebelumnya, MB Nada Keras Smibi telah mengukir prestasi dengan meraih beberapa piala di Jember Marching Band Festival 2024 dan juga menjadi juara 1 di Ijen Marching Festival.

Target dan Motivasi Berlipat

Terkait target di IJMC 2025, Kepala Sekolah tidak ragu. "Setiap orang pasti punya keinginan untuk menjadi juara, sudah otomatis. Dengan cara semacam itu, kita bangkitkan mental anak-anak, bagaimana caranya mereka bisa tidak minder dengan siapapun. Kita dari Raung, di bawah Raung, kita akan mencoba untuk bertanding di event nasional bahkan internasional," ujarnya.

MB Nada Keris  Smibmelakukan latihan rutin dua kali seminggu, setiap hari Selasa dan Kamis. Drs. Marianto juga menyampaikan apresiasi atas adanya uang pembinaan yang diberikan kepada para juara.

"Saya sangat-sangat setuju dan pakai banget! Dengan reward semacam itu, minimal ini adalah sebuah kebanggaan bagi anak-anak. Apalagi dengan adanya uang pembinaan, terima kasih Ibu Bupati. Itu adalah sebuah motivasi yang sangat luar biasa," imbuhnya.

Proses rekrutmen anggota marching band dilakukan melalui seleksi terbuka setiap tahun, mulai dari kelas 7, 8, dan 9. Ekstrakurikuler ini kini menjadi sangat diminati oleh siswa, bahkan mereka mampu berlatih mandiri.

Harapan besarnya adalah MB Nada Keris Semibi, yang merupakan singkatan dari Nada Kreasi dan Seni SMP 1 Sumberjambe, dapat membuktikan kesaktiannya. "Semoga kita bisa sakti dan bisa menang dan juara," tutup Drs. Marianto, M.Pd.

Sang Mayoret Penuh Percaya Diri

Semangat serupa juga ditunjukkan oleh salah satu anggota kunci, Ratna Dwi Prastiwi, siswa kelas 8, yang menjadi  mayoret. Ketika ditanya apakah ada rasa minder, Ratna dengan mantap menjawab: "Enggak dong! PD banget hari ini! Semangat 45!"

Persiapan menghadapi kejuaraan internasional ini telah dilakukan Ratna dan timnya selama berbulan-bulan, berawal dari keikutsertaan mereka di Jakarta. "Sudah berbulan-bulan dong. Dari awal Jakarta kita ikut itu sudah perdana kita lomba yang sudah bawa beberapa tropi," jelas Ratna.

Ratna, yang terpilih menjadi mayoret, mengungkapkan bahwa ia telah bergabung dengan marching band sejak SD dan didukung penuh oleh orang tua serta pelatih. "Pengen banget," katanya saat ditanya mengenai keinginannya untuk menjadi juara. ( herry).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton