Jawab Arahan Bupati, PMI dan Dispendik Jember Bersinergi Aktifkan PMR di 1.048 Sekolah Dasar
JEMBER . barathanews.com. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bupati Muhammad Fawait untuk mengaktifkan kembali peran relawan. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik), PMI Jember kini fokus pada regenerasi relawan muda dengan menggelar Pelatihan Pelatih (ToF) Palang Merah Remaja (PMR) Mula yang menyasar 1.048 SD/MI se-Kabupaten Jember.
Langkah awal ini diwujudkan melalui "Training of Fasilitator (ToF) PMR Mula" yang akan dilaksanakan pada 20-22 November 2025. Pelatihan ini bertujuan mencetak guru-guru sekolah dasar menjadi pelatih PMR yang kompeten.
Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, menyatakan bahwa program ini adalah jawaban langsung atas instruksi bupati.
"Pesan dari Gus Bupati adalah untuk menghidupkan relawan PMI. Salah satu cara menghidupkan relawan adalah dengan menggembleng calon-calon pelatih dan relawan muda kita," ungkap Ghufron.
Sinergi antara PMI dan Dispendik menjadi kunci sukses program ini. Pengurus PMI Kabupaten Jember, Aries Harianto, dalam Rapat Koordinasi menegaskan bahwa suksesnya kaderisasi PMR sangat bergantung pada dukungan penuh dari Dinas Pendidikan.
Menyambut hal tersebut, M. Irfan Z.A dari Dispendik Kabupaten Jember memaparkan rencana strategis untuk memastikan jangkauan program ini.
"Harapan kami, tiap lembaga (sekolah dasar) ada satu trainer untuk PMR. Kami siapkan satu orang untuk ikut ToF," jelas Irfan.
Dari total 1.048 SD di Jember, PMI akan mendidik 33 peserta yang akan menjadi trainer inti. Para trainer inti inilah yang nantinya memiliki tugas vital untuk melatih PMR di sekolah masing-masing serta menularkan ilmunya di tingkat kecamatan.
Ghufron menambahkan, penguatan kaderisasi ini juga sebagai persiapan menuju rencana besar di tahun 2026.
"Tahun 2026, kami berencana mengadakan Jumbara tingkat Kabupaten, sebuah ajang untuk bertemu dan mengekspresikan diri bagi seluruh anggota PMR Mula, Madya, dan Wira," tambahnya.
Dispendik Jember berkomitmen penuh untuk memastikan program ini berkelanjutan. "Kami Dinas Pendidikan akan mengadakan Training of Trainer (ToT) lanjutan di tiap kecamatan," pungkas Irfan, menegaskan keseriusan untuk menanamkan jiwa kerelawanan sejak dini di Jember. (*)


Komentar
Posting Komentar