Jember Job Fair 2025: 5.000 Pencari Kerja Berebut 1.430 Lowongan dari 53 Perusahaan
Jember, barathanews.com- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember menggelar acara bergengsi, Jember Job Fair 2025, yang berlangsung meriah di Balai Serba Guna (BSG) Kaliwates, pada hari Rabu (26/11/2025). Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Setkab Jember, Bapak Adi Wijaya, S.STp., Msi., yang hadir mewakili Bupati Jember, Gus Fawait. Turut hadir pula perwakilan dari Disnaker Provinsi Jatim, Disnaker Bondowoso, Disperindag, Diskopum, Bakesbangpol Jember, serta tamu undangan lainnya, Rabu (26/11/2025).
Data Ketidakseimbangan: Ribuan Pencari Kerja vs. Ratusan Lowongan
Menurut Subagiyo, SP., MM., Sekretaris Disnaker Jember, yang mewakili Kepala Disnaker yang berhalangan hadir, terungkap data ketenagakerjaan yang menjadi tantangan besar di Jember.
* Jumlah Pencari Kerja (Pelamar): Tercatat mencapai 5.000 orang yang sudah terdaftar.
* Jumlah Lowongan Kerja Tersedia: Hanya 1.430 posisi.
* Jumlah Perusahaan Partisipan: Total 53 perusahaan, dengan 47 di antaranya hadir langsung di lokasi Job Fair.
"Dari 5.000 pencari kerja, lowongan yang tersedia hanya 1.430," jelas Bapak Subagiyo. "Ini menjadi tantangan kita ke depan. Disnaker akan terus mendorong perusahaan agar siap menerima tenaga kerja, khususnya untuk mengisi kekurangan yang ada".
Dominasi Lowongan Sektor Ritel dan Mayoritas Lulusan SMK
Sekretaris Disnaker Jember juga mengungkapkan rincian jenis pekerjaan yang paling banyak ditawarkan serta profil para pelamar:
* Pekerjaan yang Paling Dibutuhkan: Lowongan terbanyak didominasi oleh perusahaan di sektor ritel seperti Mini market
* Penempatan Kerja: Selain di wilayah Jember dan Jawa, beberapa perusahaan ritel bahkan menawarkan penempatan di luar daerah, termasuk Bali.
* Rentang Usia Pelamar: Persyaratan usia yang ditetapkan perusahaan berkisar antara 18 hingga 35 tahun.
* Tingkat Pendidikan Pelamar: Mayoritas pelamar diperkirakan berasal dari lulusan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). "Rata-rata kebanyakan SMK, karena kalau lulusan SMA tujuannya pasti mau kuliah," ungkap Bapak Subagiyo, menambahkan bahwa lulusan SMK memiliki peluang kerja yang lebih besar segera setelah lulus.
Harapan Disnaker untuk Masa Depan Ketenagakerjaan Jember
Meskipun terjadi ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dan lowongan, Disnaker Jember berharap agar seluruh lowongan yang tersedia dapat terpenuhi.
"Harapannya dengan kegiatan Job Fair ini, mudah-mudahan lowongan yang 1.430 terpenuhi," kata Bapak Subagiyo. "Kasihan kan, jangan sampai angka pengangguran di Jember ini banyak".
Bapak Subagiyo juga menambahkan bahwa untuk sisa ribuan pencari kerja yang belum tertampung, Disnaker akan berupaya menyampaikan kepada perusahaan-perusahaan agar mereka dapat menampung tenaga kerja yang masih membutuhkan pekerjaan.
(herry)



Komentar
Posting Komentar