Pemuda Diminta 'Sedikit Nekat' Kembangkan Potensi Daerah Menuju Jember Baru, Jember Maju
![]() |
| Gus Bupati ( kiri) dan Wahyu P. Nugroho (kanan) |
Jember, barathanews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BakesbangPol) Kabupaten Jember menggelar Apel Kepemudaan di aula Pemkab Jember pada Sabtu (28/11/2025).
Acara ini dihadiri oleh Bupati Jember, Gus Fawait, bersama ratusan peserta dari berbagai organisasi kepemudaan se-Kabupaten Jember.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan seluruh organisasi dan perkumpulan kepemudaan guna memberikan semangat kepada pemuda dan pemudi Jember. Semangat tersebut diarahkan agar ke depannya dapat membangun Jember menjadi lebih bagus, lebih baru, dan lebih maju lagi.
Pesan Bupati Gus Fawait: Pemuda Harus Nekat Mengeluarkan Ide
Anggota DPRD Jember dari Fraksi PDIP yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, Wahyu P. Nugroho, menyampaikan poin penting dari sambutan Bupati.
"Seperti yang disampaikan oleh Bupati, bahwa pemuda ini harus sedikit nekat," ujar Wahyu P. Nugroho.
Ia menjelaskan bahwa "nekat" yang dimaksud bukanlah dalam konotasi negatif, melainkan nekat untuk mengeluarkan ide-ide dan nekat untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di Jember. Potensi-potensi tersebut termasuk aktivasi Bandara Notohadinegoro yang sudah bisa menyambung ke Jakarta dan rencananya ke Bali per 15 Desember, serta potensi lain yang perlu dikembangkan.
Sinergi Dispora dan Komisi B DPRD Jember
Menanggapi peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap kegiatan kepemudaan, Wahyu P. Nugroho, yang merupakan anggota Komisi B DPRD Jember, menjelaskan bahwa urusan kepemudaan berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Meskipun saat ini Dispora akan melebur menjadi satu dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akibat Peraturan SOTK yang baru, Wahyu P. Nugroho memastikan bahwa kegiatan kepemudaan dan olahraga dapat bersinergi dengan Komisi B yang menjadi mitranya di DPRD.
Mewujudkan Jember Creative Center
Wahyu P. Nugroho juga menyoroti potensi besar Jember, baik potensi alam seperti komoditas coklat, kopi, kakao, cerutu, dan tembakau, maupun potensi pariwisata.
"Pemuda harus kreatif," tegasnya. Untuk memfasilitasi kekreatifan ini, Jember telah merencanakan pembangunan Jember Creative Center. Pusat kreativitas ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menerima ide, masukan, dan melakukan perencanaan agar potensi Jember dapat digalang dan disambungkan dengan kreativitas anak-anak muda.
"Misalnya cerutu pun juga bisa menjadi suatu hal yang berhubungan dengan ekonomi kreatif. Tidak hanya itu, pariwisata dan lain-lainnya pun bisa disambungkan dengan kegiatan kreatif teman-teman pemuda dan pemudi," tutup Wahyu P. Nugroho. ( herry ).


Komentar
Posting Komentar