Target Tiga Besar FORDA Jatim 2026: KORMI Jember Siapkan Dana Rp1,4 M dan Seleksi Atlet 'Keras
JEMBER. barathanews.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember menyatakan tekad bulat untuk menembus posisi tiga besar dalam Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Timur 2026. Guna mencapai target tersebut, KORMI Jember, di bawah kepemimpinan H. Tri Basuki, menyiapkan anggaran signifikan sebesar Rp1,4 miliar dan menerapkan program seleksi serta pelatihan yang sangat ketat.
Anggaran Rp1,4 Miliar Fokus untuk Pembinaan Atlet 6 Bulan
H. Tri Basuki, Ketua KORMI Jember, mengungkapkan bahwa persiapan total telah dimulai setelah evaluasi dari FORDA sebelumnya. Anggaran sebesar Rp1,4 miliar disiapkan untuk mendanai program pelatihan intensif selama enam bulan.
"Anggaran anak-anak selama enam bulan adalah 1,4 M. Itu by name dan akan diberikan kepada masing-masing setiap bulan," jelas Tri Basuki, Minggu ( 30/11/2025).
Pengalokasian dana ini diprioritaskan untuk menguatkan teknik, fisik, dan fundamental calon atlet (Forcup). Selain itu, KORMI Jember juga menggandeng pelatih profesional dan konsultan dari luar Jawa Timur untuk meningkatkan program kepelatihan di seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga).
Seleksi Berjenjang dan Evaluasi Ketaatan Fisik
Tri Basuki menjamin bahwa tidak ada atlet yang lolos tanpa melalui proses ketat. Seleksi atlet akan dilakukan berjenjang:
* Seleksi Awal: Dilaksanakan pada bulan Desember.
* Seleksi Fundamental: Januari menjadi waktu krusial untuk menyeleksi fundamental atlet. "Kalau memang yang terseleksi nanti itu fundamental dan fisiknya kurang, tetap kita ganti dulu," tegasnya.
* Kedisiplinan dan Fisik: Aspek kedisiplinan dan fisik menjadi fokus utama. Atlet diwajibkan menjalani tes kesehatan rutin. "Tim Monev (Monitoring dan Evaluasi) pengurus KORMI yang baru, tiap bulan akan kita panggil, atlet di-JJSG (Jember Jogging dan Senam Gembira). Kami pantau sampai di mana programmu, sampai di mana fisikmu," kata H. Tri Basuki.
Dua Medali Emas dan Sanksi Berat Bagi Inorga Gagal
Mengambil pelajaran dari FORDA Surabaya di mana hanya sekitar 40% Inorga Jember yang meraih medali, KORMI Jember menetapkan target spesifik: dua medali emas per Inorga yang dilombakan.
Tri Basuki juga memberlakukan pakta integritas yang sangat tegas.
"Inorga yang tidak dapat memberikan medali perak maupun perunggu akan diberikan pendidikan atau pelatihan lagi. Mereka tidak akan dikirim ke FORNAS yang selanjutnya," ungkapnya.
Inorga tersebut harus membuktikan diri dengan meraih medali emas di kejuaraan setara tingkat provinsi lain sebelum diizinkan kembali mewakili Jember.
Strategi ini juga mencakup penentuan jenis olahraga (Jenor) yang dilombakan. KORMI akan fokus pada nomor yang secara realistis dapat dikuasai untuk memaksimalkan peluang meraih emas. ( herry)

Komentar
Posting Komentar