Belajar dari Bencana: MI Al Azhar Tanggul Integrasikan Donasi Sumatera ke Kurikulum IPAS.
JEMBER. barathanews.com – Ada yang berbeda dalam metode pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Azhar, Kecamatan Tanggul, Jember. Tidak hanya belajar di dalam kelas, sekolah ini mengintegrasikan aksi kemanusiaan ke dalam kurikulum pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Pada Sabtu (20/12/2025), keluarga besar MI Al Azhar resmi menyalurkan donasi untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) melalui PMI Kabupaten Jember. Menariknya, aksi penggalangan dana dari guru, wali murid, dan warga sekitar ini dijadikan studi kasus nyata bagi para siswa.
Kepala MI Al Azhar, Rachmad Hidayatullah, SE, menjelaskan bahwa penggalangan donasi ini masuk dalam materi pembelajaran IPAS terkait pelestarian alam dan keseimbangan ekosistem.
"Melalui peristiwa bencana di Sumatera, siswa belajar secara nyata tentang dampak kerusakan lingkungan, pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, hingga bagaimana bencana mempengaruhi sumber penghasilan penduduk dan roda perekonomian. Kami mengajarkan mereka untuk membangun ekonomi yang ramah lingkungan agar bencana serupa dapat dimitigasi," urai Rachmad.
Puncak dari kegiatan ini dilakukan di sela-sela acara pertemuan wali murid. Sebagai bentuk edukasi transparansi, Rachmad Hidayatullah melakukan transfer dana hasil donasi Rp 500 Ribu melalui mobile banking ke rekening resmi PMI Kabupaten Jember di Bank Jatim dengan nomor rekening 0031012155. Selanjutnya donasi ditransfer PMI Kabupaten Jember ke Rekening PMI Pusat untuk disalurkan ke Sumatera.
"Kegiatan ini bukan sekadar mengumpulkan uang, tapi bagian dari edukasi karakter. Kami ingin siswa melihat langsung bagaimana bantuan disalurkan secara resmi dan profesional," tambahnya. Hal ini sebagai implementasi pelajaran aqidah akhlak dan Qur'an hadist di madrasah.
Aksi kreatif dan mulia ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah. Ia memuji langkah MI Al Azhar yang mampu mengawinkan kepedulian sosial dengan aspek kognitif siswa.
"Sungguh mulia kepedulian MI Al Azhar Tanggul. Mereka tidak hanya membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tetapi juga berhasil menanamkan jiwa kemanusiaan sejak dini kepada anak didik," ujar Zainollah.
Donasi yang terkumpul diharapkan dapat meringankan beban para penyintas bencana, baik untuk kebutuhan pokok darurat maupun tahap pemulihan pascabencana. Pihak madrasah mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid dan warga sekitar atas partisipasi dan kedermawanannya. (*)

Komentar
Posting Komentar