Satu-satunya Bupati di Indonesia, Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Inisiator Beasiswa Anak PMI
![]() |
| Bupati Jember, Gus Fawait terima penghargaan |
JAKARTA. barathanews.com – Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) 2025 menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Jember. Dalam ajang Migrant Awards 2025 yang digelar di Gedung Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta, Kamis (18/12/2025), Gus Fawait resmi dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Inisiator Beasiswa Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Penghargaan yang diberikan langsung oleh Kepala BP2MI Republik Indonesia ini mengukuhkan posisi Gus Fawait sebagai satu-satunya kepala daerah tingkat kabupaten di Indonesia yang menerima apresiasi dalam ajang bergengsi tersebut.
Wujud Nyata Keberpihakan pada Keluarga Migran
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Yuliana Harimurti, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kebijakan afirmatif yang konsisten. Pemkab Jember secara eksplisit memasukkan anak-anak PMI sebagai prioritas penerima beasiswa daerah.
“Gus Bupati Fawait tercatat sebagai satu-satunya bupati di Indonesia yang menerima penghargaan ini. Di program beasiswa Pemkab Jember, kuota tidak hanya untuk santri atau guru ngaji, tapi secara khusus dialokasikan untuk anak-anak pekerja migran,” terang Yuliana.
Dedikasi untuk "Pahlawan Devisa"
Dalam sambutannya yang penuh haru, Gus Fawait menyampaikan bahwa penghargaan ini bukanlah sekadar capaian pribadi, melainkan pengingat akan tanggung jawab besar negara terhadap keluarga migran.
"Alhamdulillah, amanah ini kami terima dengan syukur. Beasiswa ini adalah bentuk ikhtiar agar anak-anak PMI tetap bisa bermimpi tinggi dan meraih cita-cita, meski orang tua mereka harus berjuang jauh dari tanah air," ujar Gus Fawait.
Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai keterbatasan ekonomi. Melalui akses pendidikan yang setara, anak-anak pekerja migran diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi visi Jember Baru, Jember Maju.
Refleksi Solidaritas Global
Peringatan HPMI 2025 tahun ini mengusung tema “Satu Cahaya, Ribuan Kisah: Solidaritas Migran untuk Kemanusiaan”. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran kementerian, komunitas migran, serta organisasi sipil.
Inisiatif yang dilakukan Gus Fawait dinilai menjadi cahaya harapan bagi kelompok yang selama ini sering luput dari perhatian, meski mereka memberikan kontribusi ekonomi yang besar bagi negara. Melalui kolaborasi ini, Pemkab Jember berkomitmen untuk terus menghadirkan keadilan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. (herry)


Komentar
Posting Komentar