Kormi Jember Ajak Inorga Sinergi Ramaikan "Kampung Olahraga"
Jember, barathanews.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Jember berupaya mengembangkan program "Kampung Olahraga" dengan mengajak seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di bawah naungannya untuk bersinergi dan ikut meramaikan kegiatan tersebut. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kholid Azhari, SE Penasehat KORMI Jember yang juga Ketua Inorga Lembaga Seni Pernapasan (LSP) Satria Nusantara Jember, dalam wawancara di Jember pada Sabtu (13/12/2025).
Sinergi Inorga dan Potensi Internal
Kholid Azhari menjelaskan bahwa konsep "Kampung Olahraga" tidak hanya berfokus pada satu Inorga saja, seperti Satria Nusantara, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan Inorga Kormi yang lain. Tujuannya adalah agar semua Inorga dapat berjalan dan bersama-sama memeriahkan program yang dicanangkan Kormi tersebut.
"Konsep idealnya, kita masih mencari bentuk yang ideal," ujar Kholid.
Tiap Inorga bisa menggerakkan anggota nya masing-masing dan bisa bersinergi dengan Inorga lainnya. menggerakkan "Tentunya ada masukan-masukan dari Inorga yang lain. Pokoknya, dimulai dari kita sendiri, Inorga diri kita sendiri, hidupkan. Setelah itu kita sinergi antar Inorga biar bisa meramaikan," tambahnya.
Ia menekankan bahwa masing-masing Inorga harus aktif bergerak.
Meskipun Kormi adalah yang menggerakkan organisasi, pertumbuhan setiap Inorga secara mandiri merupakan modal utama.
"Kalau masing-masing Inorga itu sudah tumbuh sendiri-sendiri, kan itu merupakan modal," kata Kholid Azhari.
Tantangan Sponsorship dan Kondisi Pengusaha
Menanggapi pandangan beberapa pihak yang menganggap Inorga perlu didukung oleh sponsorship untuk lebih eksis, Kholid Azhari mengembalikan hal tersebut pada potensi masing-masing Inorga.
"Dikembalikan lagi, di setiap Inorga kan punya potensi masing-masing," jelasnya. Ia mencontohkan, di Satria Nusantara ada dirinya, di Drumband ada Bapak Tri, dan teknis ada Profesor Sotriyono juga menghandle Inorga lain, menunjukkan bahwa setiap olahraga pasti memiliki "jago"-nya sendiri.
Kholid Azhari menegaskan bahwa Inorga tidak harus bergantung pada pengusaha untuk sponsorship. Ia memberikan pandangan realistis mengenai kondisi ekonomi saat ini, khususnya bagi para pengusaha.
"Soalnya sekarang pengusaha itu, kalau ngomong loh ya, bertahan saja sudah cukup bagus buat pengusaha. Bertahan saja cukup bagus. Apalagi untuk, mohon maaf ya, sampai ngopeni yang lain-lain," ujar Kholid Azhari.
Ia mengajak semua pihak untuk mendoakan agar para pengusaha dapat bertahan untuk dirinya sendiri dan tetap bermanfaat bagi lingkungan. Ia menekankan bahwa kondisi usaha saat ini sedang kurang baik-baik saja, dan "yang bertahan saja sudah cukup bagus". Pungkasnya.
( herry)

Komentar
Posting Komentar