DKPP Jember Gelar Lomba Cipta Menu Olahan Daging Domba, Tingkatkan Gizi Masyarakat
DKPP Jember Gelar Lomba Cipta Menu Olahan Daging Domba, Tingkatkan Gizi Masyarakat
JEMBER. barathanews.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember menggelar Lomba Cipta Menu Tingkat Kabupaten Jember, Selasa (16/12/2025).
Bertempat di halaman Kantor DKPP Jember, kegiatan ini mengusung tema "Diversifikasi Produk Olahan Daging Domba".
Kepala DKPP Jember, Widodo Julianto, melalui Sekretaris DKPP, Asrah Joyo Widono, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini merupakan kolaborasi erat dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember.
Bangkitkan Sektor Peternakan dan Konsumsi Protein
Asrah menyampaikan bahwa tujuan utama dari lomba ini adalah untuk merangsang minat masyarakat dalam mengonsumsi daging domba. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi para peternak lokal.
"Tujuan utamanya adalah bagaimana masyarakat ini meminati daging domba, sehingga para peternak kita ini bisa bangkit lagi semangatnya karena minat pasar terhadap daging domba kembali meningkat," ujar Asrah Joyo Widono saat ditemui di lokasi acara.
Selain aspek ekonomi, diversifikasi menu olahan ini juga menyasar pemenuhan gizi keluarga. Dengan adanya variasi menu yang menarik, diharapkan konsumsi protein hewani di tingkat rumah tangga, terutama bagi anak-anak, dapat meningkat.
Diikuti 31 Kecamatan dan Dinilai Tim Ahli
Kemeriahan acara ini terlihat dari partisipasi peserta yang merupakan perwakilan dari 31 kecamatan di seluruh Kabupaten Jember. Para peserta yang didominasi oleh ibu-ibu PKK ini berkompetisi menunjukkan kreativitas mengolah daging domba menjadi hidangan yang lezat dan bergizi.
Untuk memastikan kualitas penilaian, DKPP menghadirkan juri-juri profesional yang ahli di bidangnya, antara lain:
* Chef Profesional dari sektor perhotelan.
* Ahli Gizi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.
* Perwakilan dari Asosiasi Domba.
Lomba ini memperebutkan gelar Juara 1, 2, dan 3, serta Juara Harapan 1 dan 2. Melalui kegiatan ini, DKPP Jember berharap muncul inovasi resep baru yang nantinya dapat disosialisasikan kembali ke masyarakat luas melalui kelompok-kelompok PKK di tingkat desa. ( herry)

Komentar
Posting Komentar