HDI 2025 dan Malam Puncak PKKMB Mahasiswa Baru UNIPAR Jember, Dirayakan Meriah
Jember, barathanews.com – Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 dengan meriah, sekaligus menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Rangkaian acara berlangsung penuh dari pagi hingga malam hari ini, Sabtu (6/12/2025).
Penutupan PKKMB dan Malam Puncak HDI
Wakil Rektor 3 Unipar, Asrorul Mais, menjelaskan bahwa PKKMB telah berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 4, 5, dan 6 Desember, dengan hari ini sebagai hari terakhir. Malam puncak perayaan HDI diadakan berbarengan dengan penutupan PKKMB.
* Singkatan PKKMB: Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru.
* Peserta Acara: Total sekitar 950 orang, terdiri dari 500-an mahasiswa baru, semua dosen dan karyawan, serta teman-teman penyandang disabilitas.
* Kehadiran Pimpinan: Rektor Unipar dan Pak Hariri (kemungkinan Dr. Hariri dari LLDIKTI) diinfokan hadir dalam acara malam puncak.
* Tema HDI Unipar: "Unipar Melangkah Bersama Disabilitas".
Bantuan dan Penghargaan di Malam Puncak
Malam puncak acara diisi dengan berbagai penyerahan bantuan dan penghargaan, khususnya bagi kelompok disabilitas:
* Beasiswa Rektor: Diberikan kepada 320 mahasiswa difabel.
* Bantuan CSR: Penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp400 juta dari BRI.
* Bantuan UMKM: Penyerahan bantuan dari Bank Muamalat untuk UMKM.
* Kerja Sama Kesehatan: Kerja sama dengan Jember Klinik untuk layanan kesehatan bagi disabilitas.
* Penghargaan Al-Qur'an: Penyerahan 100 Al-Qur'an dan satu paket hadiah umrah untuk satu orang disabilitas penghafal Al-Qur'an dari Ibnu Katsir.
Harapan Pembentukan KDD
Wakil Rektor 3 Unipar, Asrorul Mais, juga menyuarakan harapan terkait pembentukan Komisi Disabilitas Daerah (KDD) di Jember.
* Target KDD: Harapan ke depan agar Pemerintah Kabupaten Jember segera mengimplementasikan Perda dan KDD di Jember segera terbentuk.
* Proses KDD: Pembentukan KDD harus sesuai mekanisme dan perwakilan sembilan anggota KDD harus merepresentasikan banyak pihak, termasuk disabilitas, tokoh, akademisi, dan pengusaha.
* Pelibatan Pihak: Pembentukan KDD diharapkan melibatkan semua unsur, termasuk Organisasi Penyandang Disabilitas (OPDis), OPD terkait, dan semua pihak.
( herry)


Komentar
Posting Komentar