Soroti APBD dan Dana Desa, Wahyu Prayudi Nugroho Gelar Reses di Balai Desa Serut Panti


JEMBER. barathanews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember menggelar masa reses sidang III tahun 2025 yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 5 Desember 2025. Anggota DPRD Jember dari Fraksi PDI Perjuangan, Wahyu Prayudi Nugroho, atau akrab disapa Nungki, melaksanakan kewajiban menyerap aspirasi ini di Balai Desa Serut, Kecamatan Panti, pada Jumat sore (5/12/2025).

Acara reses tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Serut, Abdul Azis, tokoh masyarakat, dan konstituen dari Daerah Pemilihan 2.

Dalam kesempatan tersebut, Nungki menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi sorotan dewan terkait program dan kebijakan daerah saat ini:

 * Penyusutan APBD: Wahyu Prayudi Nugroho menyoroti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember tahun 2026 yang sebesar Rp 4,3 triliun untuk penduduk sekitar 2,6 juta jiwa. Ia mengungkapkan adanya pengurangan dana transfer dari pusat sekitar Rp 350 miliar, sehingga APBD dinilai belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan. Oleh karena itu, ia menekankan agar Pemerintah Daerah dapat bekerja lebih efektif.

 * Kendala Pencairan Dana Desa: Anggota Komisi B ini juga menyoroti persoalan spesifik terkait penyaluran Dana Desa. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 48 desa di Jember belum dapat mencairkan Dana Desa tahap dua. Kendala ini muncul karena berbagai persyaratan administrasi yang belum terpenuhi, seperti laporan realisasi tahap satu, laporan tahun sebelumnya, dan dokumen Koperasi Merah Putih (KMD), selain adanya kendala Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

 * Komitmen Fraksi: Wahyu menegaskan komitmen Fraksi PDIP untuk mendukung program pemerintah yang berpihak pada rakyat, meskipun mereka bukan partai pengusung Bupati. Namun, ia memastikan fraksinya akan menolak keras jika ditemukan banyak penyimpangan dalam pelaksanaan program.

Nungki menegaskan bahwa semua masukan dan persoalan yang disampaikan masyarakat, termasuk masalah anggaran dan Dana Desa, menjadi pemikiran serius anggota dewan untuk diperjuangkan.

“Sebagai kader partai dan anggota dewan, saya harus memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Banyak persoalan belum tertangani sejak kami dilantik Agustus 2024, dan ini masih kami perjuangkan,” pungkas Wahyu Prayudi Nugroho. ( herry)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton