UMKM Jember Siap "Naik Kelas": Pelatihan Diskopum Bekali Pedagang Strategi Layanan dan Keamanan Pangan

Pelatihan umkm Diskopum

JEMBER. barathanews.com  – Semangat memajukan ekonomi kerakyatan terus digelorakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember. Pada Selasa (23/12/2025), Diskopum menggelar Pelatihan Manajemen Pelayanan Pelanggan dan Keamanan Pangan guna meningkatkan standar operasional para pelaku usaha mikro di wilayah Jember.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta ini dirancang secara komprehensif, di mana peserta dibagi ke dalam tiga sesi yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 22 - 24 Desember 2025.

Membangun Loyalitas melalui Pelayanan Prima

Kepala Bidang Pemasaran Diskopum Jember, Danil AS, menekankan bahwa teknis pemasaran bukan hanya soal menjual produk, tetapi juga tentang bagaimana menjaga hubungan dengan konsumen.

"Pelatihan ini bertujuan agar UMKM kita memiliki manajemen pelayanan yang profesional. Dengan pelayanan yang baik, pelanggan akan merasa nyaman dan kembali lagi," jelas Danil dalam sesi wawancara.

Dampak Nyata bagi Pelaku Usaha

Salah satu peserta, Aryanto, pedagang Jasuke dan Es Jeruk Peras yang sehari-hari berjualan di area Alun-alun Jember (depan Telkom/samping Pemda), mengaku merasakan manfaat besar dari kegiatan ini. Bagi Aryanto, ini merupakan pelatihan kedua yang ia ikuti.

"Hari ini saya mendapatkan sertifikat dan tambahan ilmu baru, terutama bagaimana cara mendapatkan lebih banyak pelanggan dengan memperbaiki sistem kerja saya," ungkap Aryanto.

Ia juga menambahkan bahwa dari sisi legalitas, usahanya kini sudah melengkapi seluruh perizinan yang diperlukan tanpa kendala.

 "Harapannya tentu agar usaha saya bisa lebih maju lagi ke depannya," tambahnya.

Menjamin Keamanan Konsumsi

Selain manajemen pelayanan, aspek Keamanan Pangan menjadi poin krusial dalam pelatihan ini. Diskopum memberikan edukasi mengenai pengolahan produk yang higienis agar UMKM Jember mampu memenuhi standar kesehatan, sehingga produk mereka lebih kompetitif dan dipercaya oleh masyarakat luas.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah melalui Diskopum dan antusiasme para pelaku usaha seperti Aryanto, diharapkan ekosistem UMKM di Jember semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah. ( herry)







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton