Edukasi Lewat Seni: Pantomim Gempa Bumi Meriahkan Festival Kesiapsiagaan SDN Puger Kulon 1
JEMBER. barathanews.com – Suasana di SDN Puger Kulon 1, Kecamatan Puger, tampak berbeda pada Sabtu (31/1/2026). Alunan musik tanpa kata mengiringi gerak tubuh ekspresif para siswa yang membawakan pementasan pantomim bertema siaga bencana gempa bumi. Pertunjukan unik ini sukses menjadi pusat perhatian dalam gelaran Festival Kesiapsiagaan yang diadakan oleh sekolah tersebut.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata sekolah dalam memperkuat kapasitas dan kesadaran siswa terhadap potensi bencana, mengingat lokasi sekolah yang berada di wilayah pesisir.
Menanamkan Mitigasi Sejak Dini
Kepala SDN Puger Kulon 1, Sunardi, menjelaskan bahwa festival ini merupakan puncak dari rangkaian program pembekalan mitigasi bagi para siswa. Berbagai perlombaan digelar tidak hanya untuk keseruan, tetapi sebagai metode pembelajaran kreatif, antara lain:
* Pemilihan Duta Siaga Bencana: Mencari kader siswa yang mampu menjadi penggerak keselamatan bagi teman sebaya.
* Lomba Mewarnai: Edukasi visual mitigasi bencana yang ditujukan bagi siswa kelas rendah.
* Lomba Cerdas Cermat: Uji wawasan mengenai prosedur tanggap darurat secara teoritis dan praktis.
"Festival Kesiapsiagaan ini kami laksanakan untuk memantapkan posisi SDN Puger Kulon 1 sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPaB)," tegas Sunardi.
Sinergi Internasional dan Simulasi Nyata
Kegiatan ini didukung penuh oleh program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui kolaborasi antara Japanese Red Cross Society (JRCS) dan PMI Kabupaten Jember.
Pengurus PMI Kabupaten Jember, Deddy Novianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen warga sekolah. "Kesiapsiagaan adalah kunci keselamatan. Kami sangat mengapresiasi semangat siswa dan guru di sini dalam menginternalisasi budaya sadar bencana," ungkap Deddy.
Sebelum festival dimulai, keceriaan terpancar saat siswa dan guru melakukan senam bersama. Menariknya, sebagai bentuk keseriusan, sehari sebelumnya sekolah telah sukses melaksanakan simulasi bencana gempa bumi dan tsunami. Simulasi tersebut memastikan seluruh warga sekolah memahami jalur evakuasi dan tindakan penyelamatan diri secara presisi.
Melalui festival ini, SDN Puger Kulon 1 diharapkan menjadi prototipe sekolah tangguh di wilayah Jember yang siap menghadapi ancaman bencana kapan saja tanpa rasa panik. (*)
Pewarta: herry
Editor. : barathanews.com

Komentar
Posting Komentar