Inovasi "Suvenir Beras" PMI Jember Sukses Gaet Pendonor Pemula
JEMBER. barathanews.com – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember kembali mencatatkan keberhasilan dalam upaya memperkuat stok darah daerah. Melalui program inovatif bertajuk "Suvenir Beras" yang digelar pada Jumat (30/1/2026), PMI Jember tidak hanya berhasil mengumpulkan kantong darah, tetapi juga sukses menjaring antusiasme tinggi dari para pendonor pemula.
Wajah Baru di Garis Depan Kemanusiaan
Program ini terbukti menjadi stimulus efektif bagi masyarakat yang selama ini mungkin ragu untuk menyumbangkan darahnya. Kehadiran wajah-wajah baru mendominasi antrean di markas PMI Jember.
Salah satunya adalah Faizatul Muzayanah, warga asal Situbondo yang rela menempuh perjalanan jauh demi mengikuti aksi ini. Ia mengaku termotivasi berkat ajakan keluarga.
"Saya baru pertama kali donor. Saya diajak saudara saya yang di Jember. Kebetulan saudara saya juga baru pertama kali donor, dan yang satunya lagi sudah tiga kali," ungkap Faizatul di sela-sela kegiatannya.
Sinergi Komunitas dan Aparatur Negara
Selain pendonor baru, program ini juga tetap menjadi magnet bagi para pendonor rutin. Seorang anggota Satpol PP turut hadir dan mencatatkan donornya yang ketujuh kali. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya donor darah mulai merata di berbagai lapisan profesi.
Kekuatan promosi dari mulut ke mulut (community-based) juga memegang peranan vital. Riyati, pendonor asal Jenggawah, dikenal sebagai penggerak di lingkungannya. Ia secara aktif mengajak sanak saudara, teman, hingga tetangga untuk turut serta berbagi kehidupan melalui tetesan darah.
Apresiasi dari Ketua PMI Jember
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S. Pd, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi masyarakat yang luar biasa, khususnya bagi mereka yang baru pertama kali mendonorkan darahnya.
"Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pendonor. Semangat saudara-saudara sekalian, terutama pendonor pemula, sangat luar biasa. Sumbangan darah ini sangat berarti bagi nyawa pasien yang membutuhkan di rumah sakit," tutur Zainollah.
Tujuan Program
Program suvenir beras ini bukan sekadar bagi-bagi bantuan, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan untuk:
* Menjamin Ketersediaan: Memastikan stok kantong darah tetap aman bagi pasien di berbagai rumah sakit di Jember dan sekitarnya.
* Edukasi Masyarakat: Membangun kebiasaan donor sebagai gaya hidup sehat.
* Apresiasi Langsung: Memberikan bentuk terima kasih nyata kepada masyarakat yang peduli terhadap sesama.
Melalui langkah kreatif ini, PMI Jember berharap tren positif pendonor pemula terus meningkat sehingga krisis stok darah dapat terus diminimalisir. (*)
Pewarta: herry
Editor. : barathanews.com

Komentar
Posting Komentar