HPN 2026 MPI Jember Sambangi Drs. Sumpono, Perkuat Sinergi dan Bahas Tantangan Digital
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mendiskusikan eksistensi media di tengah disrupsi teknologi yang semakin masif.
Hadir dalam agenda tersebut Ketua MPI Jember, Drs. Lana Rumanta, Pembina MPI Jember, Drs. Gangsar Widodo, beserta sejumlah jajaran pengurus. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Sumpono, yang juga dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia jurnalistik.
Pers Sebagai Napas Demokrasi
Sebagai mantan wartawan di media besar seperti Suara Indonesia dan Harian Nusra, Sumpono menekankan bahwa peran pers tidak boleh luntur oleh zaman. Baginya, pers adalah pilar yang menjaga kesehatan demokrasi.
"Demokrasi tidak akan sehat tanpa pers yang bebas dan bertanggung jawab. Media harus mampu memberikan analisa yang tajam, proporsional, dan tetap berimbang dalam menyampaikan informasi kepada publik," tegas Sumpono .
Pesan Inovasi untuk MPI Jember
Di hadapan pengurus MPI, Sumpono memberikan catatan kritis mengenai transisi media dari cetak ke digital. Ia menekankan bahwa kecepatan informasi di era digital harus tetap dibarengi dengan akurasi dan etika. Ada tiga poin utama yang ditekankan olehnya:
* Peningkatan Kapasitas: Organisasi seperti MPI harus proaktif mengadakan pelatihan jurnalistik secara berkala.
* Adaptasi Teknologi: Penguasaan platform digital adalah harga mati agar media tetap relevan bagi pembaca masa kini.
* Integritas Etika: Kode etik jurnalistik adalah pembeda utama antara pers profesional dengan informasi liar atau hoaks yang bertebaran di media sosial.
Komitmen Menjadi Mitra Strategis
Menanggapi arahan tersebut, Ketua MPI Jember, Drs. Lana Rumanta, menyatakan komitmennya untuk membawa MPI sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Jember. Menurutnya, masukan dari tokoh senior seperti Sumpono sangat berharga bagi perkembangan organisasi.
"Harapan saya, pers di Jember, termasuk teman-teman di MPI, bisa menjadi pemenang di era kompetisi ini. Siapa yang tidak mau belajar, pasti akan tertinggal," pungkas Sumpono mengakhiri pertemuan.
(herry)

Komentar
Posting Komentar