Jember Tanggap Darurat Bencana Banjir, PMI Nyatakan Kesiapan Penuh Dukung Kebijakan Gus Fawait


JEMBER. barathanews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), yang resmi menaikkan status kebencanaan dari Siaga menjadi Tanggap Darurat Bencana Banjir.


Langkah ini diambil menyusul peningkatan intensitas bencana banjir yang melanda sejumlah titik di wilayah Kabupaten Jember. Kenaikan status ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi bantuan dan penanganan dampak bencana lebih terintegrasi.


Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S. Pd menegaskan bahwa seluruh jajaran relawan dan sumber daya PMI telah masuk dalam posisi siaga penuh untuk menjalankan instruksi bupati tersebut. "SIAGA! PMI Kabupaten Jember mendukung penuh instruksi Gus Bupati. Kami siap mengambil langkah-langkah strategis dan tindakan cepat yang diperlukan dalam situasi tanggap darurat bencana banjir ini," tegas Zainollah. 


Dalam menghadapi status tanggap darurat ini, PMI Jember telah menyiapkan beberapa poin utama penanganan yaitu Mobilisasi Relawan dengan Menyiagakan Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarela (TSR) untuk memberikan bantuan warga terdampak.


Memastikan ketersediaan bantuan darurat seperti paket sembako, selimut, dan peralatan kebersihan, Menyiagakan armada dan personel untuk pemenuhan kebutuhan pangan warga terdampak di pengungsian. Menyiagakan ambulans dan tim medis untuk pertolongan pertama serta antisipasi penyakit pasca-banjir.


Zainollah menambahkan bahwa koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait terus diperketat guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan evakuasi berjalan lancar. (*)



Pewarta: herry 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton