Semangat Berbagi dan Toleransi Mewarnai Idul Adha 1447 H di LDII Jember
![]() |
| Idul Adha di LDII Jember di hadiri Lintas Agama |
Jember. barathanews.com – Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H dengan penuh khidmat dan semangat kepedulian sosial pada Rabu (27/5/2026). Pada tahun ini, LDII Jember mencatat adanya peningkatan jumlah hewan kurban yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Ahmad Malik Afandi, SP, mengungkapkan bahwa pada Idul Adha kali ini, total hewan kurban yang dihimpun mencapai 103 ekor sapi dan 234 ekor kambing. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang melingkupi 96 ekor sapi dan 187 ekor kambing.
Menurut Malik, peningkatan ini tidak lepas dari konsep menabung kurban yang diterapkan oleh warga LDII.
"Kurang satu tahun sudah ada persiapan. Seperti sekarang ini, kami sudah mulai menabung untuk persiapan kurban tahun 2027 mendatang. Konsep ini melibatkan semua usia, mulai dari anak-anak, pemuda, dewasa, hingga lanjut usia," ujar Malik saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Melalui sistem tabungan ini, warga tidak merasa terbebani meskipun harga hewan kurban terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.
Distribusi Tersebar di 26 Kecamatan
Mengingat jumlah hewan kurban yang cukup besar, proses penyembelihan dan pendistribusian daging tidak dipusatkan di satu titik, melainkan tersebar di beberapa titik di 26 kecamatan di Kabupaten Jember, termasuk di antaranya Patrang, Kaliwates, Sumbersari, Silo, dan Tanggul. Khusus untuk Kecamatan Patrang yang menjadi pusat kegiatan, disembelih sebanyak 18 ekor sapi dan 27 ekor kambing.
Daging kurban tersebut difokuskan untuk masyarakat di sekitar tempat kegiatan LDII, kaum duafa, serta warga dengan kategori miskin ekstrem. LDII Jember juga menyentuh warga di kawasan pelosok yang sebelumnya telah didata melalui proses verifikasi faktual (verval).
"Tema kurban tahun ini adalah Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi. Kami ingin menjadikan ibadah kurban ini bukan hanya kesalehan individu dengan Tuhan, tetapi juga kesalehan sosial untuk meningkatkan kepedulian kepada masyarakat, terutama mereka yang jarang bisa menikmati daging," tambah Malik.
Indahnya Toleransi Antarumat Beragama
Momentum Idul Adha di Jember kali ini juga menjadi potret indah kerukunan umat beragama. Di Kecamatan Patrang, rombongan dari Gereja Katolik Santo Yusuf serta penyuluh agama Kristen Protestan turut berkunjung untuk bersilaturahmi, mengucapkan selamat Idul Adha, dan makan bersama warga LDII.
Pemandangan toleransi yang lebih kental terlihat di Kecamatan Sumbersari. Masjid Al-Manshur milik LDII berdiri berdampingan dan berbagi tembok langsung dengan Gereja HKBP. Setiap tahunnya, pihak Gereja HKBP secara rutin menyerahkan satu ekor kambing untuk dikurbankan melalui LDII. tidak hanya itu, para pemuda gereja juga ikut membantu proses pengemasan (packing) daging kurban. Sebaliknya, pihak gereja juga mengizinkan halaman mereka digunakan sebagai tempat pelaksanaan Shalat Id bagi umat Muslim.
Malik menegaskan bahwa harmoni dan toleransi antarumat beragama seperti ini harus terus dijaga. Dengan terciptanya suasana masyarakat yang rukun, kompak, dan harmonis, maka program-program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dapat berjalan dengan baik dan sukses. ( herry).


Komentar
Posting Komentar