Penuhi Hak Pendidikan ABK, Dispendik Jember Gelar Bimtek Guru SD Inklusif

JEMBER. barathanews.com  — Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Sekolah Dasar (SD) Inklusif selama dua hari, Kamis hingga Jumat, 1–2 Oktober 2026, berlokasi di Hotel Aston Jember.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 130 tenaga pendidik ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan guru sekolah reguler dalam mendampingi serta mengajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Abdullah, M.Pd., menegaskan bahwa seluruh sekolah dasar kini wajib memberikan pelayanan pendidikan inklusif dan tidak diperbolehkan menolak pendaftaran calon peserta didik berkebutuhan khusus.

"Intinya sekolah itu tidak boleh menolak kalau ada anak berkebutuhan khusus mendaftar. Karena tidak semua kecamatan memiliki SLB (Sekolah Luar Biasa), maka diterapkannya pendidikan inklusi agar semua anak terlayani tanpa terkecuali," ujar Abdullah , Jumat (2/10/2026).

Abdullah, M.Pd 

Abdullah menjelaskan, penanganan peserta didik berkebutuhan khusus seperti tuna netra, tuna rungu, maupun penyandang disabilitas lainnya membutuhkan strategi dan keahlian khusus. Oleh karena itu, Bimtek ini diselenggarakan selama dua hari guna memberikan pemahaman komprehensif bagi para guru.

Untuk memaksimalkan materi pelatihan, Dispendik Jember menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang keahlian, mulai dari praktisi Sekolah Luar Biasa (SLB), Balai Besar Guru Penggerak (BBGP/BBGTK), hingga tim medis dan psikolog dari rumah sakit.

"Hadirnya psikolog dan dokter bertujuan untuk membantu guru memahami cara melakukan identifikasi awal serta asesmen terkait kondisi spesifik yang dialami oleh anak. Selain itu, pendampingan ini menjadi wadah konsultasi strategi pembelajaran agar anak merasa nyaman dan terhindar dari potensi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah," tambahnya.

Para peserta yang hadir merupakan perwakilan guru dari berbagai sekolah dan kecamatan se-Kabupaten Jember. Nantinya, para peserta ini diharapkan dapat melakukan pengimbasan serta menyebarkan ilmu dan keterampilan yang didapat kepada rekan-rekan sejawat melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Dispendik Jember berharap seluruh potensi anak di Kabupaten Jember dapat berkembang secara optimal dalam lingkungan pendidikan yang ramah, inklusif, dan bebas diskriminasi.

( herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah