Sekolah Perempuan Jember, Sedekade Berperan Berpesan
Ditulis oleh : Bobby Rahadyan (Co Founder Sekoper Jember) Pada Mula,- Cengkrama dua orang sahabat di sebuah café bernuansa tepi kali di pinggiran kota Jember, dua belas tahun silam. Wiwin Riza Kurnia, seorang mahasiswi aktivis yang juga jurnalis penuh amarah dan dahaga atas sumber pengetahuan serta kelindan ideologi-ideologi yang bernas terus-menerus di dalam kepalanya—tak kunjung henti, itu pun sampai sekarang—sampai hari ini. Dengan saya, Bobby Rahadyan, seorang yang tumbuh dari sekolah di jalanan dan buku-buku yang hanya mengenal pemahaman yang sebatas-sebatas saja. Cengkrama dua orang ini, larut dari sore sampai menjelang pukul sebelas malam. Berhenti di gelas kopi susu yang ke-sekian, sahabat saya ini, yang saya panggil namanya Wiwin karena memang tak ada nama panggilan khusus kepadanya dari saya, tiba-tiba enggan beranjak dari dialektika yang berujung pada satu pertanyaan. BUAT APA KITA DALAM HIDUP DAN DUNIA INI? Lantas pertanyaan yang satu itu kembal...