Bantu Warga Terdampak Luapan Sungai, PMI Jember Kirim Armada Tangki Air Setiap Hari ​


​JEMBER. barathanews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak banjir luapan sungai. Sebanyak 5.100 liter air bersih didistribusikan pada Sabtu pagi (14/02/2026) untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga di Kecamatan Rambipuji.

​Dengan mengerahkan satu unit armada truk tangki, para relawan PMI Jember fokus mengisi tandon-tandon penampungan yang telah ditempatkan di lima titik strategis. Penempatan tandon tersebut tersebar di dua wilayah, yakni empat unit di Dusun Gumuk Bago dan satu unit di Dusun Krajan, Desa Nogosari.

​Langkah ini diambil mengingat sumur milik warga tercemar material banjir yang terjadi pada Rabu malam lalu. Kondisi air yang keruh dan tidak layak konsumsi membuat sekitar 185 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 570 jiwa kesulitan mendapatkan akses air minum.

​“Hari ini sebanyak empat tandon air kita kirim ke lokasi bencana. Satu armada truk tangki juga kita kerahkan untuk mengisi tandon-tandon tersebut karena air bersih kini menjadi kebutuhan paling krusial bagi warga pascabanjir,” ujar Zainollah, S.Pd., saat mendampingi relawan di lokasi.

Bantuan Langsung ke Warga

Tak hanya mengisi tandon komunal, relawan PMI juga memberikan pelayanan jemput bola. Mereka membantu mengisi botol-botol mineral dan galon yang dibawa langsung oleh warga. Bahkan, fasilitas umum seperti tandon air di masjid turut diisi ulang guna memastikan kegiatan ibadah warga tidak terganggu.

​Zainollah menegaskan bahwa distribusi air bersih ini tidak hanya dilakukan sekali saja. PMI Jember berkomitmen untuk terus menyuplai air bersih setiap hari hingga kondisi sumur warga kembali normal dan layak digunakan.

​“Tadi ada warga yang datang membawa galon, langsung kita bantu isi. Kami akan terus kirimkan air bersih ini setiap hari sampai situasi benar-benar pulih,” tegasnya.

Dampak Banjir Luasan

Banjir luapan sungai yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi pada Rabu malam tersebut memang membawa dampak luas. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, tercatat sebanyak 7.249 KK di 22 kelurahan/desa yang tersebar di 9 kecamatan terdampak oleh bencana ini. (*)


Pewarta: herry 

Editor    : barathanews.com 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton