Universitas Moch. Sroedji Jember Cetak Lulusan Berkualitas, Yudisium Mahasiswa FISIP

JEMBER, barathaNews.com – Universitas Mochamad Sroedji (UMS) Jember terus membuktikan eksistensinya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Ilmu Administrasi Negara sukses menggelar prosesi Yudisium ke-36 pada Sabtu (14/2/2026).

Bertempat di RM Lestari, acara berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan, Rektor, Dekan, jajaran dosen, serta para orang tua mahasiswa yang tampak bangga menyaksikan putra-putrinya selangkah lagi menuju gerbang wisuda.

Wujudkan Slogan "Kampus Berdampak"

Rektor UMS Jember, Dr. Ir. Suherman, M.T., dalam sambutannya menekankan bahwa lulusan kali ini merupakan perpaduan unik antara mahasiswa reguler dan mereka yang sudah berstatus pekerja, seperti PNS maupun P3K.

Ia mengingatkan para lulusan untuk menghidupkan semangat patriotisme yang melekat pada nama besar tokoh pahlawan Letkol Mochamad Sroedji.

"Kami mengacu pada slogan 'Kampus Berdampak' dari Dikti. Lulusan UMS tidak boleh hanya jago di teori atau sekadar menyimpan ilmu di perpustakaan. Harus ada aksi nyata yang dirasakan masyarakat," tegas Suherman.


Prestasi Gemilang IPK 3,97

Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Dayar, merinci bahwa yudisium periode ini diikuti oleh 33 peserta dari angkatan tahun 2022. Menariknya, salah satu mahasiswa berhasil meraih prestasi membanggakan dengan capaian IPK nyaris sempurna, yakni 3,97.

"Mengingat mayoritas mahasiswa kami adalah praktisi yang sudah bekerja, tantangan utamanya adalah implementasi. Kami berharap mereka mampu meningkatkan standar pelayanan publik di instansi masing-masing dengan bekal ilmu administrasi yang baru diraih," ujar Dayar.


Kesan Mahasiswa: Kuliah Nyaman dan Tepat Waktu

Kebahagiaan terpancar dari wajah Okta Hermawan, S.Sos., salah satu peserta yudisium yang juga bertugas di Bapenda Kabupaten Jember. Okta mengaku sangat terbantu dengan iklim akademik di UMS yang mendukung mahasiswa pekerja untuk lulus tepat waktu dalam empat tahun.

"Prosesnya cepat dan suasana kuliahnya sangat nyaman bagi kami yang bekerja. Rencana ke depan, saya akan langsung tancap gas melanjutkan studi ke jenjang S2 di Universitas Muhammadiyah Jember," ungkap Okta optimis.

Setelah pengukuhan gelar sarjana ini, ke-33 peserta yudisium dijadwalkan akan mengikuti prosesi Wisuda Universitas pada 16 Februari 2026 mendatang.

(herry)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton