HPSN 2026: Muspika Rambipuji dan Relawan Bersinergi Wujudkan Ekonomi Sirkular Lewat Aksi Nyata

Habib Salim, S.Sos, foto by  herry 

JEMBER. barathanews.com – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, relawan lingkungan menggelar HPSN ( Hari Peduli Sampah Nasional)  di Kecamatan  Rambipuji selama dua hari, Sabtu dan Minggu (7-8 Februari 2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam transisi pengelolaan sampah menuju sistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan di Kabupaten Jember.

Acara yang diinisiasi oleh Core Team World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Jember ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari jajaran Muspika (Polsek dan Koramil), dinas terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinkes hingga para relawan peduli lingkungan dan pelajar.

Mewakili Camat Rambipuji, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rambipuji, H. Habib Salim, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan hari pertama dimulai dengan aksi lingkungan yang beragam, mulai dari penebaran benih ikan tawes hingga penggunaan eko-enzim untuk menetralisir air di Kali Dinoyo.

"Hari ini kita kumpul dalam rangka HPSN. Kegiatannya sangat lengkap, ada penebaran benih ikan, penetralan air sungai dengan enzim, hingga keterlibatan aktif dari sekolah-sekolah dan relawan. Intinya, ini adalah upaya penyadaran kolektif karena masalah sampah sudah masuk kategori darurat nasional," ujar Habib Salim saat diwawancarai di lokasi, Sabtu (7/2/2026).

Mengubah Sampah Menjadi Berkah Ekonomi

Habib menekankan bahwa penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara ego sektoral, melainkan harus melalui gotong royong antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas. Ia mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan prinsip ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dibuang begitu saja, tetapi dikelola menjadi produk bernilai guna.

Beberapa solusi praktis yang ditawarkan dalam rangkaian kegiatan ini meliputi:

 * Pengolahan Sampah Organik: Menggunakan metode budidaya maggot sebagai pakan ternak.

 * Daur Ulang Plastik: Mengolah limbah plastik menjadi barang bernilai ekonomis seperti paving block atau produk kreatif lainnya.

"Harapan ke depan, masalah sampah ini bisa teratasi melalui kreativitas masyarakat. Sampah plastik bisa jadi paving, sampah organik bisa jadi pakan maggot. Jika ini jalan, lingkungan bersih, air sehat, dan ekonomi masyarakat pun bergerak," tambahnya.

Kegiatan HPSN di Rambipuji ini diperkirakan melibatkan lebih dari ratusan peserta. Puncak acara akan berlanjut hingga Minggu pagi dengan agenda apel bersama dan senam sehat, guna memperkuat komitmen bersama dalam menjaga bumi tetap asri. ( herry )






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bulog Jember, Serap Gabah Petani Perhari Mencapai 2 Ribu Ton