Sektor Perkebunan Jadi Lumbung Darah, MKSO Kebun Mumbul Jember Rutin Gelar Aksi Kemanusiaan
JEMBER. barathanews.com – Sektor perkebunan di Kabupaten Jember tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi daerah, tetapi juga menjelma sebagai pilar aksi kemanusiaan. Hal ini dibuktikan oleh MKSO Kebun Mumbul yang secara konsisten menjadi basis pendonor rutin bagi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Hampir seluruh kebun di bawah naungan PTPN kini telah menjalin sinergi erat dengan PMI untuk menyelenggarakan donor darah berkala. Sebagai salah satu unit yang paling aktif, Kebun Mumbul kembali merealisasikan komitmen tersebut dalam aksi nyata di awal tahun.
Antusiasme Karyawan di Awal Tahun
Kegiatan donor darah terbaru digelar pada Jumat (9/1/2026) di area perkebunan Kebun Mumbul. Agenda yang rutin dilaksanakan setiap dua hingga tiga bulan sekali ini diikuti dengan antusias oleh jajaran staf dan karyawan.
Dalam aksi tersebut, puluhan kantong darah berhasil dihimpun. Jumlah ini menjadi tambahan signifikan bagi stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember yang seringkali mengalami fluktuasi permintaan dari berbagai rumah sakit.
Komitmen Sosial dan Kesehatan
General Manajer MKSO Kebun Mumbul, Broto Widyo Lukito, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terhadap masyarakat Jember.
> "Kami berkomitmen menjadikan donor darah sebagai agenda rutin. Selain bermanfaat bagi kesehatan karyawan, ini adalah langkah nyata kami untuk membantu sesama melalui PMI," ujar Broto saat memberikan keterangan pada Sabtu (10/1/2026).
>
Apresiasi dari PMI Jember
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi yang ditunjukkan oleh pihak perkebunan. Menurutnya, keterlibatan institusi besar seperti PTPN sangat krusial dalam menjaga stabilitas stok darah di tingkat kabupaten.
"PTPN, khususnya Kebun Mumbul, telah menjadi basis pendonor yang sangat potensial. Kerja sama ini sangat membantu kami dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit di Jember," ungkap Zainollah.
Melalui keberlanjutan program ini, sektor perkebunan diharapkan terus tumbuh menjadi "lumbung kemanusiaan", sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah secara sukarela. (*)
Pewarta: Herry
Editor: barathanews.com

Komentar
Posting Komentar