Cetak Sarjana BK Berkualitas, FKIP UMS Jember Gelar Yudisium 2026
![]() |
| Dekan FKIP UMS memberikan sambutan |
JEMBER, barathanews.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mochamad Sroedji (UMS) Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik profesional. Pada Minggu (15/02/2026),
FKIP UMS sukses menggelar prosesi Yudisium bagi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Tahun Akademik 2025/2026.
Acara yang berlangsung penuh khidmat di RM. Lestari Jember tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FKIP UMS Jember, Sophian Djaka Prawira, S.Pd., SH., MM., M.Pd., dengan didampingi jajaran Wakil Dekan serta Ketua Program Studi BK. Tampak hadir, Ketua Yayasan, Rektor UMS Jember, Dekan di lingkungan Universitas, Orang tua mahasiswa dan undangan lainnya.
Prestasi Gemilang: IPK Nyaris Sempurna
Dalam rapat terbuka tersebut, tercatat sebanyak 45 mahasiswa resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Dekan FKIP, Sophian Djaka Prawira, memberikan apresiasi tinggi atas capaian akademik yang diraih para lulusan angkatan ini.
"Alhamdulillah, yudisium hari ini berjalan lancar. Kami meluluskan 45 sarjana dengan IPK tertinggi mencapai 3,93. Ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa karena sudah mendekati angka sempurna," ungkap Sophian di sela-sela acara.
Lulusan BK: Tak Tergantikan oleh Artificial Intelligence (AI)
Menariknya, pada kesempatan ini Sophian juga menyinggung tantangan teknologi di masa depan. Di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), ia meyakinkan para lulusan bahwa peran seorang konselor tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin.
"Sekarang memang zamannya AI, tapi tetap butuh manusia yang memiliki hati dan perasaan. AI tidak memiliki itu. Lulusan kita sudah dibekali teori dan praktik yang kuat, sehingga mereka siap terjun ke masyarakat dan sekolah," tegasnya.
Menurutnya, sentuhan empati dan pendekatan emosional yang dimiliki lulusan BK merupakan kunci utama dalam menangani permasalahan kemanusiaan di dunia pendidikan maupun lingkungan sosial.
Siap Menjadi Agen Perubahan
Kebahagiaan terpancar dari salah satu peserta yudisium, Chandra Amirul Mukmin, S.Pd. Ia mengaku bangga bisa menyelesaikan studi tepat waktu di kampus yang memiliki sejarah panjang di Jember tersebut.
"Gelar ini adalah tanggung jawab besar. Kami siap berkontribusi bagi masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat selama di bangku kuliah," ujar Chandra.
Pihak universitas berharap, lulusan angkatan 2025 ini segera terserap di dunia kerja dan menjadi agen perubahan yang bermanfaat, baik sebagai guru BK di sekolah maupun praktisi di bidang profesional lainnya.
(herry)


Komentar
Posting Komentar