Poktan Maju Makmur Lojejer, Minta DPRD Jember Kawal SK Kepengurusan dan Evaluasi Kios Pupuk

,
Gapoktan Maju Makmur Lojejer di DPRD Jember 

BARATHANEWS.COM, JEMBER – Pengurus Hasil Reformasi Kelompok Tani (Poktan) Maju Makmur Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Jember guna menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta pengawalan dari wakil rakyat terkait ketidakjelasan legalitas kepengurusan serta mendesak evaluasi menyeluruh terhadap distribusi pupuk bersubsidi, Kamis (22/10/2026)

Sekretaris Poktan Maju Makmur Hasil Reformasi, Suhem Hariyadi, menyampaikan bahwa langkah ini ditempuh lantaran Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru tak kunjung diterbitkan, baik oleh pihak Pemerintah Desa Lojejer maupun Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember. Padahal, proses reformasi pengurus telah dijalankan secara prosedural pascameninggalnya ketua Poktan yang lama.

"Kami mengadukan masalah ini ke dewan agar ada kejelasan dari Dinas Pertanian dan Kepala Desa. Tanpa SK yang sah, kami kesulitan bertindak tegas terhadap berbagai persoalan di lapangan, terutama terkait distribusi pupuk bersubsidi yang sering bermasalah," ujar Suhem Hariyadi.

Hariyadi membeberkan, persoalan kelangkaan dan carut-marut alokasi pupuk di tingkat petani desa setempat disinyalir akibat ketidaksesuaian pendataan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) penyusunan pengurus terdahulu. Kondisi tersebut makin diperparah oleh dugaan permainan penyaluran di tingkat kios atau toko pengecer resmi.

Dampaknya, sejumlah petani pemilik lahan aktif justru tidak terdaftar sebagai penerima manfaat. Sebaliknya, indikasi nama-nama warga yang tidak memiliki lahan pertanian justru masuk dalam daftar penerima alokasi pupuk bersubsidi.

Melalui forum RDP bersama Komisi B DPRD Jember, Poktan Maju Makmur berharap legislatif dapat mendorong Pemkab Jember mempercepat penerbitan SK pengurus baru. Selain itu, mereka mendesak dilakukannya evaluasi total terhadap keabsahan data RDKK serta pengawasan ketat terhadap kinerja kios penyalur agar alokasi pupuk bersubsidi dapat terserap tepat sasaran dan berkeadilan bagi para petani. (HK/Red)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah