Slametan Desa Sukosari, Tradisi Turun Temurun

   

Jember - Selamatan Desa Sukosari Kecamatan Sukowono Jember merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun temurun. Hajatan tahunan ini sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas  karunia yang telah diberikan oleh Tuhan YME,  Sabtu (3/6/2023).


Acara yang berlangsung  meriah  diapresiasi Ahmad Romadlon, SIP Kades Sukosari.  Pihaknya melihat antusias masyarakat  yang  melaksanakan selamatan desa.   

"Selamatan Desa dikemas dengan Larung sesajen dan sholawat.  Ritual  sakral ini di yakini masyarakat desa Sukosari secara turun- temenurun dalam bentuk shodaqoh." Paparnya. 


"Dalam Larung sesajen ini semua  hadir, mulai dari kepala desa, jajaran pemerintah Desa Sukosari, Kasun, RT/RW, kader dan masyarakat. Mereka turun ke jalan menuju titik fokus bertempat di dusun Krajan timur," Ujar Ramadlon.


Setiap RW  membawa tumpeng, semuanya jalan kaki disana melakukan permohonan  sambil mengaji setelah itu kembali ke desa. 


"Larung sesajen bermacam-macam, mulai dari ayam dan buah-buahan, selametan desa berkat kerja semua pihak termasuk pemdes Sukosari dan masyarakat acara ini bukan acara Kepala desa tetapi acaranya kita semua masyarakat desa Sukosari,'' jelasnya. 

Larung sesajen lebih meriah dengan adanya hiburan atraksi budaya Reok Ponorogo dan jaranan. 


Sebagai Kepala desa, pihaknya  berharap, desa Sukosari menjadi desa yang aman dan sejahtera, sehingga desa Sukosari kedepan semakin maju. "Kedepan,  kebersamaan tolong - menolong untuk lebih ditingkatkan lagi,  itu kunci dari kemajuan desa," Pungkasnya .               

  (herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah