Jember Kembali Melayani Penerbangan ke Jakarta, Harga Tiket Turun dan Fasilitas Refueling Kini Tersedia
![]() |
| Gatot Triyono ( kanan) dan Ardi Pujo Prabowo (kiri) |
JEMBER. barathanews.com – Sektor transportasi udara di Kabupaten Jember menunjukkan geliat positif. Bandara Notohadinegoro secara resmi kembali mengaktifkan rute penerbangan Jember-Jakarta (Halim Perdanakusuma) dengan kabar baik berupa penurunan harga tiket dan ketersediaan fasilitas pengisian bahan bakar (refueling) di lokasi.
Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, menyampaikan bahwa tingkat keterisian penumpang (occupancy) pada hari ini mencapai angka maksimal.
* Okupansi Maksimal: Penumpang dari Jember menuju Jakarta tercatat sebanyak 70 orang atau mencapai 100% dari kapasitas pesawat.
* Jadwal Penerbangan: Pesawat berangkat dari Jakarta (HLP) pukul 11.30 WIB dan dari Jember (JBB) pukul 14.15 WIB.
* Penurunan Harga Tiket: Setelah sempat menyentuh angka Rp2,1 juta, kini harga tiket lebih kompetitif, yakni mulai dari Rp1,4 jutaan untuk keberangkatan Jember dan Rp1,5 jutaan dari Jakarta.
Fasilitas Refueling Resmi Beroperasi
Salah satu pencapaian krusial adalah terealisasinya fasilitas refueling pesawat di Bandara Notohadinegoro melalui kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Dukungan ini juga tidak lepas dari peran anggota DPR RI, Kawendra Lukistian, yang membantu koordinasi dengan pihak BUMN.
"Hari ini teman-teman bisa melihat ada refueling yang dilaksanakan di Bandara Notohadinegoro. Ini berdampak pada peningkatan kapasitas penumpang yang awalnya hanya 50 orang dari Halim, kini bisa meningkat menjadi 70 orang," ujar Gatot Triyono. Saat ini, bahan bakar dikirim menggunakan truck bridger dari Banyuwangi menuju Jember.
![]() |
| Truk tangki Avtur di Bandara Notohadinegoro |
Dukungan Legislatif dan Rencana Pengembangan
Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, memberikan dukungan penuh atas aktifnya kembali penerbangan ini. Ia menekankan pentingnya peran media dan masyarakat dalam mempromosikan layanan ini agar dapat berkelanjutan.
"Kami sangat optimis ini akan berkelanjutan. Selain masalah bahan bakar yang sudah terealisasi, kami juga sedang berproses dan berdiskusi dengan senior-senior di DPR RI terkait rencana perpanjangan runway dan status lahan bandara," ungkap Ardi.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap dengan harga yang semakin terjangkau dan fasilitas yang semakin lengkap, Bandara Notohadinegoro dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Jember maupun kabupaten tetangga seperti Bondowoso dan Situbondo.
(herry)


Komentar
Posting Komentar