Cetak Kader Tangguh, SMPN 3 Jember Gandeng PMI Gelar Pembekalan Duta Siaga Bencana
JEMBER. barathanews.com – Sebanyak 18 siswa perwakilan tiap kelas dari SMPN 3 Jember mengikuti workshop pembekalan Duta Siaga Bencana yang digelar di Aula PMI Kabupaten Jember pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mencetak kader muda yang memiliki pemahaman mendalam mengenai mitigasi bencana sejak dini.
Rombongan calon duta ini disambut langsung oleh Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evian Efendi. Dalam sesi tersebut, para siswa ditekankan bahwa meski fenomena alam sulit diprediksi, risiko dan dampak buruknya dapat ditekan melalui pengetahuan yang tepat.
Pentingnya Mitigasi di Lingkungan Sekolah
Kabid Pelayanan PMI Kabupaten Jember, Elvana Kusdijanto, menjelaskan bahwa manusia tidak memiliki kendali atas intensitas fenomena alam seperti erupsi gunung berapi atau curah hujan yang tinggi. Namun, manusia memiliki kendali penuh atas cara meresponsnya.
"Bencana itu tidak dapat diprediksi. Siapa yang bisa membatasi hujan? Tidak ada. Namun, yang bisa kita lakukan adalah upaya pencegahan dan mengurangi risiko dampaknya," tegas Elvana di hadapan para siswa.
Ia memberikan contoh konkret mengenai ancaman tsunami, di mana langkah mitigasi paling efektif adalah tindakan cepat menjauh dari bibir pantai. Menurutnya, pemahaman mendasar seperti inilah yang harus dimiliki oleh setiap siswa agar tidak gagap saat situasi darurat terjadi.
Menuju SPAB Youth Fest 2026
Workshop ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan bagian dari rangkaian menuju Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Youth Fest 2026 SMPN 3 Jember. Koordinator SPAB SMPN 3 Jember, Chrissanti Anggraeni dan Anang Dwi Setiawan, mengungkapkan bahwa saat ini telah terpilih 10 finalis terbaik sebagai Youth Ambassador.
Para finalis ini dijadwalkan akan unjuk kebolehan melalui orasi edukatif pada puncak acara yang jatuh pada 14 Februari 2026 mendatang.
"Kami ingin anak-anak memiliki bekal ilmu yang mumpuni tentang kesiapsiagaan, baik dari perspektif PMI maupun BPBD Jember. Mereka akan menjadi agen yang menyebarkan budaya siaga bencana di lingkungan sekolah," pungkas Chrissanti.
Melalui festival kesiapsiagaan ini, SMPN 3 Jember berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan dan kesigapan dalam menghadapi situasi darurat demi keselamatan bersama. (*)
Pewarta: herry
Editor ,: barathanews.com

Komentar
Posting Komentar