Gempita Jember: Merajut Kasih Lintas Agama dan Etnis Melalui Kepedulian Nyata
JEMBER. barathanews.com – Semangat kebersamaan dan solidaritas sosial kembali bergema di Kabupaten Jember melalui program Gerakan Memberkati Kota (Gempita). Program kepedulian yang diinisiasi oleh GBI Rock Jember ini hadir untuk menyapa masyarakat rentan tanpa memandang latar belakang agama maupun etnis, Senin-Rabu (16-18/03/2026).
Pada aksi kali ini, Gempita berkolaborasi dengan Peace Leader Jember sebagai host kegiatan, serta menggandeng berbagai mitra strategis seperti Love Pink Jember, Bakesbangpol Jember, Rumah Edukasi Creative, IPNU IPPNU Kecamatan Panti, dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jember.
Edukasi Kesehatan dan Aksi Sosial di Desa-Desa
Rangkaian kegiatan diawali pada Senin (16/3) dengan sosialisasi pencegahan kanker payudara oleh Love Pink Jember. Edukasi ini menjadi krusial sebagai bentuk proteksi dini bagi kaum perempuan di Jember.
Setelah sosialisasi, tim bergerak menyalurkan bantuan sembako kasih ke berbagai titik, meliputi:
* Kecamatan Silo: Desa Silosanen dan Desa Harjomulyo.
* Kecamatan Panti: Desa Panti dan wilayah sekitarnya.
* Wilayah Lumajang: Menjangkau penyintas kanker payudara.
Sasaran utama bantuan ini adalah para lansia, perempuan kepala keluarga, serta masyarakat kurang mampu yang berada di pelosok desa.
Menyapa dengan Hati, Merajut Persatuan
Pdt. Beny Kristanto menjelaskan bahwa Gempita telah berjalan selama tiga tahun bersama Peace Leader. Menurutnya, fokus utama gerakan ini bukan sekadar memberi bantuan fisik, melainkan membangun kedekatan emosional.
"Kita hadir bukan hanya untuk berbagi, tapi menyapa dan ngobrol langsung. Ini adalah upaya merajut kasih dalam persatuan kebangsaan melalui sasaran yang tepat," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Peace Leader Indonesia, Redy Saputro, menekankan pentingnya peran lintas agama dalam aksi kemanusiaan. Meski harus menempuh jarak dan waktu yang cukup menantang untuk mencapai pelosok desa, tim tetap bergerak dengan sukacita.
"Penting bagi lintas agama untuk hadir dan mengambil peran nyata bagi semua kelompok. Kami menjangkau mereka yang selama ini mungkin sulit terjamah," kata Redy.
Apresiasi dari Pemerintah
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Jember. Kabid Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember, Dwi Handarisasi S.Psi, Msi , menyatakan bahwa gerakan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menjaga stabilitas dan persatuan bangsa.
"Kami sangat mengapresiasi Gempita. Ini membuktikan bahwa gotong royong kemanusiaan adalah instrumen kuat untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa," tuturnya.
Melalui sinergi edukasi, kepedulian kesehatan, dan bantuan sosial, Gempita Jember membuktikan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk saling memberkati. (*)
Pewarta: herry


Komentar
Posting Komentar