Gaspol! Bakesbangpol Jember Cetak Generasi Muda Sadar Politik Sejak Dini
![]() |
| Sosialisasi dengan narasumber dari TP3D dan Anggota DPRD Jember |
JEMBER. barathanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jember menggelar kegiatan pendidikan politik yang menyasar para calon pemilih pemula. Acara yang mengusung tema "Generasi Muda dan Partisipasi dalam Pembangunan Bangsa (Masa Depan Demokrasi Ada di Tanganmu)" ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Selasa (19/5/2026).
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember, Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar siswa-siswi SMP kelas 8 yang akan naik ke kelas 9. Melalui jargon "Gaspol" (Generasi Sadar Politik), kegiatan hari ini diikuti oleh perwakilan dari SMP Negeri 1, 2, 3, dan 5 Jember.
"Harapannya, paling tidak mereka mulai menyadari politik sejak dini. Mereka ini insyaallah akan menjadi calon pemilih pemula pada tahun pemilu mendatang, baik di tahun 2029 atau 2031," ujar Dwi Handarisasi saat diwawancarai di lokasi acara.
Lebih lanjut, Dwi menambahkan bahwa antusiasme para peserta sangat tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan para siswa dalam sesi dialog yang kritis bersama para narasumber, di antaranya perwakilan dari TP3D dan Komisi A DPRD Kabupaten Jember. Kegiatan ini diharapkan dapat mendongkrak indeks demokrasi dan tingkat partisipasi masyarakat di masa depan agar iklim politik menjadi lebih sehat.
"Kita menanamkan pemahaman agar mereka tidak perlu galau memikirkan masa depan, melainkan menghadapi apa yang ada sekarang dengan belajar sungguh-sungguh. Salah satunya belajar berpolitik dasar, seperti mencontoh pemilihan ketua kelas atau pengurus OSIS di sekolah yang jujur dan tanpa politik uang," imbuhnya.
![]() |
| Muhdi Asmi ( kiri) |
Sementara itu, tanggapan positif juga datang dari pihak sekolah. Muhdi Asmi Fiptian, salah seorang guru yang mendampingi siswa dari SMP Negeri 5 Jember, menyatakan bahwa sosialisasi dari Bakesbangpol ini memberikan pencerahan yang sangat baik bagi anak didiknya.
"Kegiatan ini bagus sekali untuk memberikan pencerahan kepada anak-anak supaya mereka tahu informasi tentang politik. Di sekolah sebenarnya dasar-dasarnya sudah diajarkan melalui pemilihan OSIS dan ketua kelas. Namun, dengan adanya sosialisasi ini, ada peningkatan dan pendalaman materi bagi mereka," ungkap Muhdi.
Ia berharap, melalui bekal pendidikan politik sejak bangku SMP ini, generasi muda Jember tidak lagi bersikap acuh tak acuh (apatis) terhadap perkembangan politik bangsa. "Harapan ke depan, anak-anak tidak acuh terhadap politik. Mereka mau belajar, dan saat waktunya tiba nanti, mereka siap untuk ikut berpartisipasi menggunakan hak politiknya dengan bijak," pungkasnya. ( herry)


Komentar
Posting Komentar