Atasi Masalah Sampah, Ketua DPRD Jember Dorong Kesadaran Masyarakat dan Sambut Rencana Pembangunan PLTSa

H. Ahmad Halim ( tengah)

JEMBER. barathanews.com  — Upaya penanganan masalah sampah di Kabupaten Jember terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Usai menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Penanganan Sampah, Ketua DPRD Kabupaten Jember yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Jember, H. Achmad Halim, S.Sos., menegaskan pentingnya kolaborasi dan kesadaran bersama dalam mengelola lingkungan.

​Acara ini merupakan inisiasi Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, S.E., yang bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Kamis (30/6/2026).

​Dalam wawancara kepada awak media usai acara, Achmad Halim menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta pelatihan kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah sampah dan pembentukan Kampung ProKlim (Program Kampung Iklim).

​"Hari ini atas inisiasi Pak Bambang Haryadi, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, diselenggarakan kegiatan bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Fokusnya adalah sosialisasi dan pelatihan penanganan limbah sampah, termasuk bagaimana membentuk Kampung ProKlim sebagai langkah penyesuaian terhadap perubahan iklim," ujar Achmad Halim.

​Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata. Sebagai bentuk dukungan nyata, dalam acara tersebut juga disalurkan bantuan berupa kendaraan motor pengangkut sampah kepada sejumlah pondok pesantren, yayasan, dan kelompok masyarakat.

TPA Pakusari Diproyeksikan Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

​Selain program edukasi dan bantuan operasional, Achmad Halim juga membeberkan kabar menggembirakan terkait rencana investasi pengelolaan sampah berskala besar di Kabupaten Jember.

​Menurutnya, Kabupaten Jember bakal mendapatkan bantuan investasi hasil kerja sama dengan Pemerintah Tiongkok yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Investasi ini berfokus pada pengolahan sampah menjadi sumber energi terbarukan.

​"Ke depan, TPA Pakusari rencananya akan dikelola dan ditransformasikan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Ini tentu menjadi solusi jangka panjang yang sangat baik bagi pengelolaan sampah dan krisis energi di Kabupaten Jember," pungkasnya. 

( herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah