Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, Bank Jatim Cabang Jember Semarakkan Festival Usaha Mikro Kementerian UMKM
![]() |
| Bank Jatim saat Festival UMKM |
JEMBER. barathanews.com — Kabupaten Jember secara resmi ditunjuk oleh Kementerian UMKM Republik Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro tingkat Provinsi Jawa Timur. Kegiatan skala regional ini dipusatkan di New Sari Utama, Kecamatan Kaliwates, Jember, pada Selasa (21/7/2026).
Dalam gelaran tersebut, Bank Jatim Cabang Jember turut hadir secara aktif dengan membuka stan pelayanan langsung bagi para pelaku usaha mikro. Langkah ini menjadi wujud dukungan nyata sektor perbankan daerah dalam mempercepat literasi keuangan, kemudahan akses permodalan, serta digitalisasi transaksi melalui layanan JConnect dan QRIS bagi para UMKM di Kabupaten Jember.
Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pedagang Kaki Lima (PKL), hingga pedagang keliling (mlijo) merupakan pahlawan ekonomi daerah yang telah teruji ketangguhannya dalam menghadapi dinamika krisis.
"Saat kondisi normal, keberadaan PKL atau mlijo sering kali kurang dilirik. Namun ketika terjadi krisis ekonomi, mereka inilah yang sebenarnya menjadi penyelamat ekonomi Republik Indonesia," tegas Gus Fawait di hadapan ratusan peserta festival.
Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian UMKM atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Jember. Menurutnya, penunjukan Jember sebagai lokasi festival merupakan sinyal kuat perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan usaha rakyat di daerah.
Lebih jauh, Gus Fawait menekankan bahwa penguatan dan pemberdayaan sektor mikro menjadi pilar utama dalam strategi pengentasan kemiskinan jangka menengah maupun panjang. Strategi tersebut menyasar dua fokus utama, yakni mempertahankan UMKM yang sudah berjalan serta menciptakan wirausaha baru dari masyarakat berpenghasilan rendah (kategori desil 1 dan desil 2).
"Kemiskinan hanya bisa kita tuntaskan secara konkret apabila kita memberikan dorongan nyata kepada UMKM yang sudah berjalan, sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat usia produktif di kelompok rentan," jelasnya.
Gus Fawait juga menyampaikan terima kasih atas sinergi lintas sektor yang terjalin erat, mulai dari Kementerian UMKM, Pemprov Jawa Timur, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jember, perbankan nasional maupun daerah seperti Bank Jatim, hingga dukungan dari kabupaten tetangga seperti Kabupaten Lumajang.
Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, memberikan pujian atas komitmen dan kegigihan Bupati Jember dalam memperjuangkan nasib para pelaku usaha di wilayahnya.
"Ibu dan Bapak sekalian, para pengusaha mikro di Jember, Anda semua sangat beruntung punya Bupati seperti Gus Fawait. Beliau sudah tiga hingga empat kali berkoordinasi langsung dengan Kementerian UMKM bersama seluruh jajarannya semata-mata demi memperjuangkan manfaat yang lebih besar bagi para pelaku usaha di Jember," ujar Riza Damanik yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Riza menuturkan, penunjukan Jember tak lepas dari potensi ekonomi yang besar serta keseriusan pemerintah daerah. Salah satu langkah strategis yang turut disoroti adalah kolaborasi Pemkab Jember bersama akademisi dalam merancang kawasan pertanian terpadu yang diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan UMKM berbasis agribisnis di masa mendatang.
Melalui hadirnya stan Bank Jatim Cabang Jember dalam festival ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat langsung memanfaatkan kemudahan perizinan, perlindungan usaha, serta pendampingan finansial demi mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan. (herry)

Komentar
Posting Komentar