Apersi Jember Raya Perkuat Tradisi Outbound di Rembangan, Dorong Sinergi Regulasi dan Etika Usaha Developer
![]() |
| Senam bersama sebelum outbound |
JEMBER . barathanews.com- Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Korwil Jember Raya memantapkan komitmen kebersamaan antar-stakeholder properti melalui agenda senam bersama dan outbound di Rembangan Hotel, Jember, pada Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 40 peserta dari jajaran pengurus dan anggota. Momen ini terasa makin istimewa lantaran bertepatan dengan kehadiran pengurus DPD Apersi Jawa Timur dan DPP Apersi yang sedang melakukan rangkaian roadshow di wilayah Jawa Timur.
Sekretaris Apersi Korwil Jember Raya, Al Riad Silahuddin (Ayak), menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk menjaring aspirasi para developer terkait kondisi pasar dan aturan perumahan.
"Yang pertama ya kita mensyukuri nikmat sehat, jadi kita berolahraga. Kemudian kita berkegiatan nanti kita diskusi, ngobrol-ngobrol tentang perkembangan kegiatan developer terkait kebijakan pemerintah. Harapan ke depan kawan-kawan tetap bisa semangat dalam bekerja di tengah-tengah kesulitan yang ada. Kemudian kita juga berharap dari pemerintah memberikan kemudahan-kemudahan dalam melaksanakan kegiatan perumahan," tutur Ayak.
Di sisi lain, anggota Apersi yang juga Ketua Kadin Jember, H. Abdul Kholik, S.E., menilai keberadaan Apersi sangat krusial dalam menjaga iklim ekonomi lokal. Menurutnya, sektor perumahan terbukti menjadi salah satu industri yang paling bertahan.
"Apersi Korwil Jember sekarang mengadakan gathering dan outbound, yang ini adalah tahunan gitu. Kami sebagai Ketua Kadin, Apersi itu adalah anggota luar biasa Kadin, sangat mengapresiasi sekali. Di saat usaha-usaha lain masih lesu, alhamdulillah ini perumahan terutama di bawahnya Apersi masih tetap eksis, masih tetap berjalan," jelas Abdul Kholik.
Lebih jauh, Abdul Kholik mengingatkan pentingnya implementasi nilai-nilai kebersamaan outbound ke dalam tata kelola bisnis sehari-hari agar persaingan tetap sehat.
"Outbound itu adalah merupakan kebersamaan, bahwasanya melatih kekompakan, dan di situ ada nilai-nilainya bahwa ada hak dan kewajiban. Jangan mengambil hak-haknya, jangan menyerobot pelanggan orang lain yang ujung-ujungnya juga tidak berkah. Kerja sama yang baik, tidak saling berebut antara customer ini nantinya," tegasnya.
![]() |
| Outbound diikuti anggota Apersi Korwil Jember |
Ia juga mendorong pemerintah daerah maupun pusat untuk memberikan kelonggaran anggaran guna memicu pergerakan sektor riil.
"Harapan ke depan, perumahan ini bisa berjalan aksis. Pemerintah juga jangan terlalu mengedat (memperketat) anggaran-anggaran ini, karena ini adalah multi-effect. Apabila itu ada kebijakan riil yang tidak ada pengetatan, maka akan ada peran-peran swasta yang nota bene nanti menjadi stimulus perekonomian yang ada multi-effect untuk yang lainnya," tandasnya.
Hal yang sama disampaikan Humas Apersi Korwil Jember Raya, Muhammad Rofiq, menekankan bahwa keterbukaan informasi dan solidaritas antaranggota menjadi kunci utama menghadapi dinamika lapangan.
"Alhamdulillah kebetulan dengan adanya kegiatan dari Apersi Korwil Jember Raya ini, dengan adanya outbound, kebersamaan, kerja sama yang luar biasa antar anggota dan pengurus. Tidak ada celah 'ini loh saya pengurus, ini lah saya anggota', tidak. Semuanya kerja sama dan tentunya semuanya akrab dan guyub. Harapan ke depan dengan aplikasinya kegiatan outbound ini, saling support antara anggota. Barangkali ada kesulitan, saling bantu antara sesama anggota," pungkas Muhammad Rofiq.
( herry)


Komentar
Posting Komentar