SOKSI Jember Siapkan Program Pasar Murah hingga Pengawasan Program Nasional, Tino Cahyono: SOKSI Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Tino Cahyono 

JEMBER. barathanews.com  — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sentral Organisasi Karyawan Swadaya Mandiri (SOKSI) Kabupaten Jember terus memantapkan langkah strategisnya dalam mengawal program kemasyarakatan dan pembangunan di wilayah Jember. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua DPC SOKSI Jember, Tino Cahyono, SE, saat diwawancarai di Jember pada Jumat (4/9/2026).

Tino menyampaikan bahwa SOKSI Jember telah menyusun tiga pilar utama program kerja yang berfokus pada bidang kreativitas, pendampingan patriotisme, dan pendidikan.

"SOKSI sudah punya program yang insyaAllah dalam waktu dekat akan dilaksanakan, yaitu terkait dengan kreativitas, patriotisme, dan pendidikan. Minimal satu per satu program akan segera kita jalankan," ujar Tino Cahyono.

Pada bidang kreativitas, SOKSI Jember tengah mempersiapkan program Pasar Murah yang dirancang untuk bergerak keliling di desa-desa se-Kabupaten Jember.

"Kreativitas ini SOKSI sudah memulai untuk memposisikan program Pasar Murah yang akan keliling di setiap desa di Kabupaten Jember. Konsep dan skemanya sedang diatur dan difikskan sama pengurus SOKSI agar nanti di lapangan tidak terjadi permasalahan," jelas Tino.

Sementara itu, pada aspek pendampingan dan patriotisme, SOKSI Jember menjalankan amanah organisasi tingkat pusat untuk mengawal pelaksanaan program-program strategis nasional di daerah, termasuk pendampingan KDKMP.

"SOKSI saat ini diamanahkan untuk melaksanakan pendampingan KDKMP. Itu adalah program nasional dari SOKSI dan akan kami laksanakan di Kabupaten Jember. Kami akan melihat dan mengawasi pembangunan KDKMP yang ada di Kabupaten Jember," tegasnya.

Tak hanya itu, di bidang pendidikan dan keagamaan, SOKSI juga menaruh perhatian pada program revitalisasi fasilitas pendidikan yang sedang dijalankan oleh pemerintah.

"SOKSI juga mengawasi di bidang pendidikan dan keagamaan, termasuk pembangunan revitalisasi program-program pemerintah yang sekarang sedang berjalan yaitu revitalisasi sekolah. Di sini SOKSI akan mengawasi dan mendampingi pembangunan-pembangunan tersebut," kata Tino.

Miliki Media Resmi Legal dan Bidik 100 Anggota per Desa

Untuk mendukung keterbukaan informasi dan penyebaran kegiatan organisasi, DPC SOKSI Jember kini telah memiliki saluran media sendiri yang legalitasnya sah di mata hukum.

"SOKSI sekarang sudah punya media sendiri yang secara legalitas semua sudah lengkap sampai kepada Kemenkumham dan Kemenkominfo. Sehingga SOKSI bisa menayangkan berita sendiri dan itu legal serta resmi secara legalitas," terangnya.

Mengenai arah dan target jangka panjang organisasi, Tino menegaskan pentingnya membangun kepercayaan publik dan memperkuat struktur keanggotaan hingga ke tingkat akar rumput. Sebagai organisasi kemasyarakatan yang berinduk dan menjadi sayap Partai Golkar, SOKSI siap membesarkan partai melalui konsolidasi di tingkat desa.

"Program jangka panjang SOKSI, ininya SOKSI harus bisa memberikan kepercayaan terhadap masyarakat dan bisa merekrut teman-teman di desa untuk menjadi anggota SOKSI. Harapannya jelas, SOKSI ini adalah organisasi sayap Golkar. Suara SOKSI atau masyarakat yang menjadi anggota SOKSI otomatis harus bersedia untuk membesarkan Golkar," tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini pendaftaran awal keanggotaan telah mencatat sebanyak 118 orang. Target ke depan, SOKSI Jember dapat menghimpun kekuatan di seluruh wilayah kabupaten.

"Anggota SOKSI yang pendaftaran awal sudah ada sekitar 118 orang terbagi di beberapa desa. Kalau kita turun langsung ke lapangan, insyaAllah target kita per desa itu ada 100 orang. Target sampai Desember 2026, SOKSI harus punya kekuatan dalam mengawasi dan mendampingi program-program nasional," pungkas Tino.

(herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi